Berita

Patroli Gabungan TNI-Polri di Bogor: Antisipasi Tawuran dan Balap Liar Jelang Akhir Pekan

Advertisement

Polisi bersama unsur TNI, Satpol PP, dan perwakilan masyarakat menggelar patroli gabungan di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, pada Minggu (11/1/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya rutin untuk menjaga ketertiban umum dan mencegah potensi aksi kejahatan, termasuk tawuran antarwarga dan balap liar yang kerap meresahkan.

Komitmen Keamanan Wilayah

Kapolsek Kemang, AKP Yulita Heriyanti, menegaskan bahwa kegiatan patroli gabungan ini merupakan wujud komitmen aparat keamanan dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Kemang. Ia berharap, inisiatif ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan yang aman dan tertib.

“Giat ini menunjukkan komitmen kami untuk terus meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Kemang. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan dan ketertiban,” ujar Yulita.

Ratusan Personel Dikerahkan

Patroli gabungan ini melibatkan sekitar 100 personel yang terdiri dari unsur TNI, Satpol PP, Kepala Desa, Pokdar Kamtibmas, hingga perwakilan Karang Taruna dari Desa Bojong, Kecamatan Kemang. Fokus utama patroli adalah menyasar sejumlah titik yang diidentifikasi sebagai lokasi rawan terjadinya kejahatan dan aktivitas balap liar.

“Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Kemang. Patroli gabungan yang dilakukan setelah apel menyasar lokasi-lokasi rawan kejahatan, seperti Jalan Raya Salabenda, Jalan Raya Kemang, Jalan Raya Pondok Udik, Jalan Raya Jampang, dan Jalan Raya Bomang (Bogor-Kemang),” jelas Yulita.

Advertisement

Situasi Kondusif, Remaja Dibubarkan

Selama pelaksanaan patroli, situasi di lapangan dilaporkan aman dan kondusif. Petugas tidak menemukan adanya kejadian menonjol terkait tindak pidana berat. Namun, sekelompok pemuda yang kedapatan sedang berkumpul tanpa aktivitas yang jelas atau ‘nongkrong’ segera dibubarkan untuk mengantisipasi potensi gesekan antar kelompok.

“Hasil patroli menunjukkan bahwa situasi di wilayah Kecamatan Kemang aman dan kondusif. Petugas berhasil membubarkan remaja yang nongkrong dan tidak ditemukan aktivitas balap liar, geng motor, atau tindak pidana lainnya seperti curat, curas, dan curanmor,” ungkap Yulita.

Yulita menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan frekuensi patroli dan pengawasan guna memastikan keamanan masyarakat di Kecamatan Kemang tetap terjaga.

“Kami akan terus melakukan patroli dan pengawasan untuk menjaga keamanan masyarakat,” pungkasnya.

Advertisement