Berita

Polres Bogor Gelar Nobar untuk Redam Rivalitas Suporter Persib dan Persija

Advertisement

Polres Bogor mengambil langkah inovatif untuk meredam potensi gesekan antara suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta di wilayah hukumnya. Pada Minggu (11/1/2026), aula Polres Bogor disulap menjadi lokasi nonton bareng (nobar) pertandingan kedua klub yang memiliki sejarah rivalitas panjang di kancah sepak bola Indonesia. Pertandingan itu sendiri dilangsungkan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung.

Langkah Preventif Kapolda Jabar

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu langkah preventif yang diinisiasi oleh Polres Bogor. “Betul, ini salah satu langkah preventif yang dilakukan oleh Polres Bogor,” kata AKBP Wikha Ardilestanto.

Inisiatif ini sejalan dengan instruksi Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan kepada seluruh Polres jajaran untuk menggelar nobar. Tujuannya adalah untuk mencegah konsentrasi massa suporter di satu titik keberangkatan menuju stadion. “Pada kesempatan ini Bapak Kapolda Jabar di titik-titik Polres lain mengadakan nonton bersama sehingga massa tidak semuanya berangkat ke Stadion GBLA,” jelas AKBP Wikha Ardilestanto.

Nobar di 20 Titik, Antisipasi Penumpukan Massa

Polres Bogor memprioritaskan suporter yang telah memiliki tiket untuk langsung menuju stadion. Upaya ini dilakukan untuk menghindari penumpukan massa di titik-titik tertentu. Oleh karena itu, nobar pertandingan digelar di beberapa titik strategis di Kabupaten Bogor. “Kedua pihak suporter baik Persija maupun Persib Bandung digelar Polres Bogor. Selain itu, digelar di 20 titik di wilayah kabupaten Bogor yang mengadakan nonton bersama dan alhamdulillah sampai saat ini basis meredakan situasi sehingga tidak banyak yang berkumpul di sana (GBLA),” terang AKBP Wikha Ardilestanto.

Advertisement

Suporter dari kedua klub antusias menghadiri nobar yang berlangsung sore hari itu. Suasana acara terpantau seru dan kondusif hingga pertandingan usai. Diharapkan, setelah laga usai, semangat persatuan di antara suporter dapat kembali mengemuka.

Harapan Persatuan di Luar Lapangan

AKBP Wikha Ardilestanto menyampaikan harapannya agar rivalitas suporter hanya terjadi selama 90 menit pertandingan. “Harapan untuk Viking dan The Jak, rivalitas hanya 90 menit, silakan di luar 90 menit itu tetap menjaga persatuan, kekompakan, karena kita adalah Indonesia,” ujarnya.

Meskipun demikian, pengamanan di sejumlah titik krusial tetap ditingkatkan sebagai langkah antisipasi tambahan. Pengamanan jalur yang dilalui suporter juga terus dilakukan. “Dari tadi pagi kita sudah melakukan penjagaan di sejumlah titik dan pengawalan jalur yang dilewati suporter,” pungkas AKBP Wikha Ardilestanto.

Advertisement