Berita

Ratas di Hambalang, Prabowo Dorong RI Garap Industri Chip Semikonduktor untuk Masa Depan

Advertisement

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (Ratas) di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (11/1/2026). Rapat ini dihadiri sejumlah menteri dan membahas berbagai agenda strategis, mulai dari penguatan industri garmen hingga investasi teknologi masa depan.

Informasi mengenai jalannya ratas ini diunggah oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet. Para menteri yang hadir antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Penguatan Industri Tekstil dan Otomotif

Dalam unggahan tersebut, Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan spesifik terkait penguatan industri tekstil dan garmen. “Bapak Presiden meminta untuk dilakukannya penguatan dalam industri tekstil/garmen, salah satunya adalah dengan melakukan revitalisasi rangkaian supply chain,” ujar Teddy.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya investasi di sektor otomotif dan elektronik. Fokus utama adalah pengembangan teknologi semikonduktor untuk membangun industri chip masa depan Indonesia. “Penguatan dalam sektor otomotif/elektronik melalui investasi dalam pengembangan teknologi semikonduktor. Hal ini ditujukan untuk membangun industri chip masa depan Indonesia yang akan dimanfaatkan untuk industri otomotif, digital, dan elektronik,” jelas Teddy.

Advertisement

Proyek Hilirisasi dan Infrastruktur Energi

Ratas juga membahas perkembangan rencana groundbreaking enam titik baru proyek hilirisasi yang bernilai USD6 miliar. “Perkembangan rencana groundbreaking 6 titik baru proyek hilirisasi senilai USD6 miliar di awal Februari 2026,” lanjut Teddy.

Menjelang akhir rapat, Teddy menyampaikan bahwa Presiden Prabowo dijadwalkan akan meresmikan infrastruktur energi terintegrasi Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada hari Senin, 12 Januari 2026. “Rencana peresmian Infrastuktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan pada esok hari, Senin, 12 Januari 2026,” imbuhnya.

Advertisement