Jakarta – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, mengumumkan rencana pembangunan ratusan hunian sementara (Huntara) bagi korban bencana alam di Sumatra Barat (Sumbar). Kepastian ini didapat setelah pertemuan Andre dengan Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, pada Kamis (8/1/2026) sore.
Komitmen Percepatan Penanganan Bencana
Pertemuan tersebut membahas percepatan penanganan dampak bencana di sejumlah wilayah di Sumbar. Andre Rosiade menyambut baik komitmen Danantara yang bergerak cepat membantu masyarakat terdampak bencana. “Alhamdulillah, dalam waktu dekat Danantara akan segera membangun ratusan Huntara untuk korban bencana di Sumatra Barat. Ini adalah bentuk kepedulian nyata agar masyarakat terdampak bisa segera menempati hunian yang layak dan aman,” ujar Andre dalam keterangannya, Minggu (11/1/2026).
Andre menjelaskan bahwa Huntara yang akan dibangun akan memiliki kualitas yang baik, setara dengan hunian sementara yang sebelumnya telah dibangun Danantara di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Kualitas ini diharapkan dapat mendukung masa pemulihan korban bencana agar lebih nyaman dan manusiawi.
Lebih lanjut, Andre Rosiade berharap dukungan Danantara dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan sosial serta ekonomi di Sumatera Barat pascabencana. “Ini adalah komitmen dari pemerintahan Presiden Prabowo untuk segera menuntaskan semua masalah pascabencana,” tegas Andre.
Danantara Tegaskan Tanggung Jawab Sosial BUMN
Menanggapi hal tersebut, Dony Oskaria menegaskan komitmen Danantara untuk mendukung penuh upaya pemulihan pascabencana di Sumatra, termasuk di Sumbar. Ia menyatakan bahwa pembangunan Huntara merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan kontribusi nyata BUMN bagi masyarakat.
“Danantara siap mendukung percepatan pembangunan hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana. Kami ingin memastikan Huntara yang dibangun memiliki kualitas baik dan dapat segera dimanfaatkan oleh warga,” kata Dony.
Dony menambahkan, koordinasi dengan berbagai pihak akan terus dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan cepat, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan. Pembangunan Huntara direncanakan akan difokuskan di tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Padang Pariaman.






