Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan bahwa seluruh genangan air yang sempat muncul akibat hujan deras beberapa hari terakhir kini telah surut sepenuhnya.
Genangan Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal
Menurut data yang dicatat oleh BPBD DKI Jakarta hingga Selasa (13/01) pukul 21:00 WIB, tidak ada lagi titik genangan yang dilaporkan di seluruh wilayah ibukota. Hal ini menandakan kembalinya aktivitas warga ke kondisi normal setelah sempat terganggu oleh cuaca ekstrem.
“BPBD mencatat hingga Selasa (13/01) Pukul 21:00 WIB, seluruh genangan di wilayah DKI Jakarta sudah surut,” ujar Kapusdatin BPBD DKI Jakarta Mohammad Yohan dalam keterangannya, Selasa (13/1/2026).
Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Penanganan
Keberhasilan penanganan genangan ini tidak lepas dari upaya kolaboratif yang melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Yohan mengapresiasi kerja sama antara BPBD, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan.
Personel dan peralatan pendukung, termasuk pompa mobile, dikerahkan secara optimal untuk menyedot genangan dan memastikan saluran air berfungsi baik. Selain itu, peran serta masyarakat melalui RT/RW, Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDM), dan tokoh masyarakat juga turut berkontribusi dalam upaya penanggulangan ini.
Imbauan Kewaspadaan Tetap Diberlakukan
Meskipun genangan telah surut, BPBD DKI Jakarta tetap mengimbau masyarakat untuk senantiasa berhati-hati dan waspada terhadap potensi munculnya genangan susulan, terutama mengingat perubahan cuaca yang tidak menentu.
“BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam nonstop,” pungkas Yohan.
Sebelumnya, hujan deras sempat menyebabkan banjir di beberapa wilayah, termasuk Pondok Karya yang sempat tergenang hingga ketinggian 80 cm sebelum akhirnya surut.






