Berita

Progres Pembersihan Kantor Pemkab Aceh Tamiang Capai 30%, Ribuan Praja IPDN Dikerahkan

Advertisement

JAKARTA – Upaya pemulihan aktivitas pemerintahan di Kabupaten Aceh Tamiang terus berjalan. Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Tim Pemulihan Aceh Kementerian Dalam Negeri, Ulung Sampurna Jaya, melaporkan bahwa progres pembersihan kantor-kantor pemerintahan di wilayah tersebut telah mencapai sekitar 30 persen.

Ribuan Praja IPDN Dilibatkan

Kegiatan pemulihan ini melibatkan ribuan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemendagri. Tim gabungan ini dikerahkan secara bertahap sejak akhir pekan lalu. Ulung menjelaskan bahwa Praja IPDN diberangkatkan dalam dua gelombang, masing-masing pada tanggal 3 dan 4 Januari 2026. Kegiatan pemulihan secara aktif dimulai pada Senin, 5 Januari 2026, dengan menetapkan sejumlah target operasi di berbagai titik perkantoran pemerintahan.

“(Ada) 27 target operasi dan seluruhnya sudah dikerjakan,” ujar Ulung dalam keterangannya, Kamis (8/1/2025). Pernyataan ini disampaikan Ulung saat mengunjungi Kompleks Perkantoran Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, pada Rabu (7/1/2026).

Pekerjaan Manual dan Bantuan Alat Berat

Lebih lanjut, Ulung menjelaskan capaian progres tersebut didorong oleh selesainya sebagian besar pekerjaan manual yang dilakukan oleh praja IPDN. Sementara itu, pekerjaan lanjutan di area luar ruangan, khususnya pengangkutan lumpur, akan dilakukan dengan bantuan alat berat.

Ia menambahkan, sejumlah kantor pemerintahan telah dinyatakan selesai dibersihkan dan siap beralih ke tahap pemulihan berikutnya. “(Untuk kantor) Bappeda dan Dinas Kesehatan dinyatakan hari ini clear, dan dilanjutkan dengan kantor-kantor dinas lainnya,” jelasnya.

Advertisement

Pola Kerja dan Optimisme Penyelesaian

Dalam pelaksanaannya, Ulung menyebut setiap titik operasi melibatkan rata-rata dua pleton praja IPDN. Jumlah ini disesuaikan dengan luas dan tingkat kerusakan lokasi. Selain itu, IPDN juga menyiagakan sejumlah praja untuk memperkuat titik-titik yang membutuhkan tambahan personel.

“Apabila daerah (area) itu membutuhkan praja yang lebih besar (banyak), maka itu akan ditambah,” papar Ulung. Ia menjabarkan pola kerja yang diterapkan di lapangan, di mana Praja melaksanakan pekerjaan teknis dengan pendampingan langsung Kasat Dharma dan pengawasan Kasat Wira. Hal ini bertujuan agar seluruh kegiatan berjalan sesuai rencana.

Dengan dukungan alat berat yang terus dioptimalkan, Ulung optimistis seluruh target pemulihan dapat selesai dalam waktu relatif singkat. “Apabila memang alat berat lengkap dan cuaca mendukung, insyaallah dalam waktu 10 hari bisa diselesaikan. Saya rasa optimistis kalau melihat progres (yang ada),” pungkasnya.

Advertisement