Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta telah menyelesaikan Musyawarah Wilayah (Muswil) dengan membentuk tim formatur. Pembentukan ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat konsolidasi organisasi dan memastikan kesiapan menghadapi tahapan pemilu mendatang, sesuai dengan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPP.
Proses Revitalisasi Organisasi
Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Saiful Rahmat Dasuki, menekankan bahwa Muswil adalah kewajiban struktural partai yang harus dilaksanakan paling lambat tiga bulan setelah Muktamar. Hal serupa juga berlaku untuk Musyawarah Cabang (Muscab) di tingkat kabupaten/kota, yang wajib digelar tiga bulan setelah Muswil provinsi.
“Ini adalah proses revitalisasi dan reorganisasi yang memang sudah diatur di dalam AD/ART PPP. Kami patuh dan tunduk pada aturan organisasi yang telah disepakati,” ujar Saiful Rahmat Dasuki dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/1/2026).
Muswil PPP DKI Jakarta berlangsung dalam suasana yang kondusif dan penuh kekeluargaan. Proses pemilihan tim formatur berjalan secara mufakat tanpa adanya pencalonan. Tim formatur diberikan waktu selama 20 hari untuk menyusun dan melengkapi kepengurusan DPW PPP DKI Jakarta periode selanjutnya.
Optimisme dan Target Konsolidasi
Saiful optimistis bahwa soliditas yang telah terbangun sejak Muswil akan memungkinkan tim formatur menyelesaikan amanatnya lebih cepat. “Dengan Muswil yang guyub dan kondusif ini, kami optimistis formatur bisa bekerja efektif dan cepat,” katanya.
Dalam penyusunan kepengurusan, DPW PPP DKI Jakarta akan mengacu pada Peraturan Organisasi (PO) PPP. Partai berlambang Ka’bah ini juga membuka ruang bagi tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen untuk bergabung memperkuat barisan PPP. Komunikasi dengan empat unsur fusi pendiri PPP akan dilakukan untuk meminta arahan dan saran.
“Target konsolidasi ini harus selesai maksimal dua bulan ke depan. Karena setelah Muswil ada Muscab, lalu Musyawarah Anak Cabang. Inilah struktur bawah yang akan menjadi ujung tombak dalam proses verifikasi faktual,” jelas Saiful.
Ia menambahkan, “Kami ingin memastikan PPP DKI Jakarta benar-benar siap, solid, dan terorganisasi dengan baik untuk menghadapi agenda politik ke depan.”
Informasi Tambahan
Muswil X DPW PPP DKI Jakarta dibuka langsung oleh Bendahara Umum DPP PPP, Imam Fauzan A Uskara. Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono, yang sebelumnya dijadwalkan hadir, berhalangan karena mengikuti Retret Jajaran Kabinet Merah Putih bersama Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.






