Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Maruarar Sirait, menegaskan bahwa pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana di Sumatera harus memenuhi tiga kriteria utama. Salah satu syarat krusial adalah lokasi huntap harus bebas dari ancaman banjir dan longsor, serta memiliki akses yang memadai terhadap fasilitas publik dan mata pencaharian warga.
Tiga Kriteria Utama Pembangunan Huntap
Penegasan ini disampaikan Maruarar Sirait, yang akrab disapa Ara, usai mengikuti Rapat Koordinasi Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bersama Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Pemerintah di Aceh. Rapat yang berlangsung pada Sabtu (10/1/2026) ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.
Ara menjelaskan bahwa usulan titik-titik lokasi pembangunan huntap di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah diajukan. Timnya pun telah siap untuk memulai proses pembangunan.
“Kita tadi sudah sampaikan pada Pak Prof Dasco juga Pak Tito, dengan arahan Presiden dan Pak Dasco yang kita bergerak cepat. Kita sudah usulkan cukup banyak titik-titik di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang untuk hunian tetap, dan prosesnya juga kita sudah siap dengan tim,” kata Maruarar Sirait.
Lebih lanjut, Ara merinci tiga aspek penting yang harus dipenuhi dalam pemilihan lokasi huntap:
- Keamanan Teknis: Lokasi harus dipastikan aman dari risiko bencana seperti banjir dan longsor.
- Legalitas: Status kepemilikan lahan harus jelas dan tidak bermasalah secara hukum.
- Kedekatan Ekosistem: Lokasi harus mempertimbangkan kedekatan dengan lahan pertanian atau perkebunan warga, serta akses mudah ke fasilitas pendidikan bagi anak-anak.
“Kita juga sudah cari tempat-tempat yang nomor satu secara teknikal aman, artinya tidak banjir, tidak longsor. Yang kedua yang secara hukum tidak bermasalah. Yang ketiga, juga itu harus dekat dengan ekosistem, seperti dengan ladangnya, dekat sekolah anak-anaknya, dan sebagainya,” ujar Ara.
Komitmen Pembangunan Huntap
Ara mengapresiasi sinergi dan kerja sama yang terjalin baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam upaya pemulihan pascabencana. Ia memberikan jaminan bahwa pihaknya siap untuk segera memulai pembangunan huntap sesuai dengan tugas dan fungsinya.
“Kita siap intinya dari perumahan untuk bisa segera melakukan itu dan sesegera mungkin. Karena kita akan membangun hunian tetap, itu adalah tugas kami, membangun hunian tetap sesuai dengan jobdesk-nya,” pungkasnya.






