Banjir melanda delapan kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Banten, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Senin (12/1/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang mencatat sedikitnya 16 desa terendam air.
Rincian Wilayah Terdampak
Kepala BPBD Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan, merinci delapan kecamatan yang terdampak banjir adalah Sumur, Patia, Pagelaran, Sobang, Cigeulis, Labuan, Cikeusik, dan Panimbang. Ia menjelaskan bahwa hujan deras menyebabkan aliran sungai di berbagai wilayah meluap, merendam area permukiman warga.
“Kurang lebih 16 desa yang tersebar di 8 kecamatan,” ujar Riza kepada wartawan, Senin (12/1/2026).
Kondisi Banjir dan Upaya Penanganan
Ketinggian air di setiap wilayah yang terendam bervariasi. Menurut Riza, banjir di tujuh kecamatan dilaporkan telah berangsur surut. Namun, wilayah Patia masih tergenang air dengan ketinggian yang signifikan.
“Dari 8 kecamatan itu, di 7 kecamatan sudah berangsur surut karena berada di aliran sungai, sekarang ini masih tinggi di Patia,” ungkapnya.
Saat ini, BPBD Pandeglang masih fokus pada penanganan kedaruratan dan melakukan pendataan jumlah warga yang terdampak banjir. Riza belum dapat memberikan angka pasti mengenai jumlah pengungsi atau kerugian materiil.
“Masih pendataan karena kita masih fokus kedaruratan sambil mendata,” jelasnya.






