Banjir yang melanda kawasan Jalan Jembatan Tiga, Jakarta Utara, pada Senin (12/1/2026) ternyata membawa berkah tersendiri bagi sebagian pelaku usaha. Salah satunya adalah bengkel motor yang berlokasi di Jalan Tanah Merah, Jakarta Utara.
Bengkel Motor Kebanjiran Pelanggan
Rian, pemilik sebuah bengkel motor, mengaku kewalahan melayani lonjakan servis kendaraan yang terdampak banjir. Ia memperkirakan setidaknya ada 20 motor yang masuk ke bengkelnya sepanjang hari itu. “Alhamdulillah lumayan lah, 20 motor ada kali tadi ganti busi sama oli,” ujar Rian saat ditemui di bengkelnya.
Menurut Rian, jumlah ini jauh meningkat dibandingkan hari biasa. “Lumayan sih, apalagi kalau langganan masuk semua. Orang-orang lewat 5 sampai 6 juga udah alhamdulillah,” katanya, membandingkan dengan kondisi normal yang hanya melayani sekitar 5-6 motor per hari.
Keluhan Umum: Air Masuk ke Komponen Vital
Rian menjelaskan bahwa keluhan paling umum dari para pelanggan yang motornya terendam banjir adalah masuknya air ke beberapa komponen vital. “Knalpot, busi, oli kemasukan air ya. Kayak ini kan mati, kan olinya banyak ini juga (air),” tuturnya.
Tarif Khusus Penanganan Banjir
Untuk penanganan motor yang terdampak banjir, Rian mematok tarif khusus sebesar Rp 50 ribu. Ia menjelaskan bahwa tarif ini berbeda dari servis biasa yang hanya Rp 40 ribu. “Servis biasa itu Rp 40 ribu. Biasa semua itu. Tapi kalau yang angel kayak tadi, ya udah lah kita kasih lebih dikit paling. Jangan sampai mekanik harganya segini kita dapet segini. Tadi Rp 50 ribu aja nggak apa-apa busi sama knalpot. Busi pakai yang Rp 30 ribu, ya udah (tambah) Rp 20 ribu aja,” jelasnya.






