JAKARTA – Planetarium Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, terus dibanjiri pengunjung bahkan hingga hari ini, Rabu (07/01/2026). Sejumlah pengunjung terpantau masih rela mengantre tiket, meskipun mereka telah mengetahui bahwa kuota penonton untuk pertunjukan sudah terpenuhi.
Pantauan di lokasi pada Selasa (06/01/2026) siang, area masuk Planetarium dipadati pengunjung. Mereka mengantre dengan tertib, sementara sebagian lainnya memilih duduk di area yang telah disediakan. Petugas terlihat melakukan penghitungan jumlah pengunjung yang mengantre tiket on the spot.
Pengunjung yang masuk dalam kuota 400 orang pertama yang mengantre akan diperbolehkan masuk dan menunggu hingga jam pertunjukan dimulai. Namun, menariknya, sejumlah warga yang tidak mendapatkan tiket tetap membentuk antrean baru, berharap ada kuota tersisa.
Salah satunya adalah Ugan (48), warga Pondok Labu, Jakarta Selatan, yang datang bersama kedua anaknya. Ugan mengaku terkejut saat mengetahui kuota penonton untuk empat sesi pertunjukan hari itu telah habis. “Saya juga baru datang kan, katanya per hari 400 udah habis,” ujarnya di kawasan Planetarium, Jakarta Pusat.
Ugan menambahkan bahwa ia telah meminta petugas untuk menghitung ulang jumlah penonton guna memastikan apakah masih ada kuota yang tersisa. Meskipun tidak yakin akan mendapatkan tiket, Ugan memilih untuk tetap berada di antrean. “Iya, saya tanya sekuriti katanya ‘nanti kita hitung sama-sama, Pak, nanti kalau masih ada kuotanya nanti dimasukin lagi’,” tuturnya.
Ia menambahkan, melihat antrean yang ada, ia memutuskan untuk mencoba peruntungannya. “Lihat (antrean) kayak gini, ya sudah, gambling sajalah,” lanjut dia.
Sebagai informasi, pengunjung Planetarium yang membeli tiket secara daring diwajibkan hadir dan menukarkan tiket 15 menit sebelum pertunjukan dimulai. Jika pengunjung terlambat atau tidak hadir, kuota penonton tersebut akan dialihkan kepada pengunjung lain yang masih mengantre.






