Berita

Terungkap! Alasan Patung Liberty di Pondok Cabe Tersembunyi di Balik Toko Kelontong

Advertisement

TANGERANG SELATAN – Sebuah replika Patung Liberty yang viral di media sosial karena kemiripannya dengan patung asli di New York, Amerika Serikat, ternyata sengaja disembunyikan di belakang toko kelontong di Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Pemiliknya, Sutopo, memiliki alasan khusus terkait penempatan patung tersebut.

Lokasi Tersembunyi dan Akses Menuju Patung

Pantauan detikcom pada Jumat (9/1/2026) di lokasi, patung yang berlokasi di Jalan Pala Raya, tak jauh dari Bandara Pondok Cabe, ini memang tidak mudah ditemukan. Letaknya yang berada di belakang toko kelontong membuatnya terhalang pandangan dari jalan raya, meskipun masih terlihat jelas.

Untuk bisa melihat patung tersebut dari dekat, pengunjung harus berjalan menyeberang melalui jembatan bambu setapak. Hal ini menambah kesan misterius pada keberadaan replika ikonik tersebut.

Rencana Sang Pemilik: Perbaikan dan Pembuatan Cetakan

Sutopo, yang juga merupakan pematung replika tersebut, menjelaskan bahwa alasan patung itu belum dipindahkan adalah karena rencananya untuk melakukan perbaikan dan membuat cetakan.

“Jadi rencananya mau tak perbaiki, tak finishing, tak bikin cetakan. Itu kan udah bagian bawah udah kependem tanah itu sekitar 1 meter. Nanti begitu proyek saya udah selesai, aku mau perbaiki terus saya cetak,” ujar Sutopo saat berbincang dengan detikcom melalui telepon pada Jumat (9/1/2026).

Ia menambahkan bahwa nantinya patung serupa akan dibuat kembali untuk dijual. Sutopo mengaku sudah memiliki calon pelanggan yang tertarik untuk membeli replika Patung Liberty buatannya.

Advertisement

“Karena mau saya ajuin ke seseoranglah. Seseorang itu mau bikin tempat wisata, nanti mau saya ajuin ke sana,” jelasnya.

Sejarah Studio Patung Sutopo

Sutopo telah bertahun-tahun membuka studio patungnya di kawasan Pondok Cabe. Namun, ia memperkirakan Patung Liberty yang kini viral itu baru dibuatnya sekitar lima hingga enam tahun lalu.

“Yang di Pondok Cabe itu, ya kira-kira tahun 2007. Studio pertama yang di pinggir jalan itu, yang ada ruko itu,” kenangnya.

Saat ini, Sutopo tidak lagi membuka studionya di Pondok Cabe. Ia berencana untuk pindah dan membuka studio baru di daerah Sawangan dengan harapan dapat membangun fasilitas yang lebih ideal.

“Sekarang mau pindah di daerah Sawangan situ nanti. Mau bangun yang ideal lah,” katanya.

Advertisement