Berita

Ojol Dipukul Penumpang di Penjaringan, Polisi Respons Cepat Mediasi

Advertisement

Jakarta – Sebuah insiden pemukulan terhadap pengemudi ojek online (ojol) oleh penumpang terjadi di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara. Peristiwa yang viral di media sosial ini berawal dari kesalahpahaman terkait penilaian aplikasi.

Kronologi Kejadian

Menurut Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agus Adi Wijaya, kejadian bermula dari kesalahpahaman terkait penilaian aplikasi yang kemudian berujung pada keributan. “Telah terjadi peristiwa pemukulan terhadap seorang driver ojek online di Jalan Pluit Selatan Raya, wilayah Penjaringan, Jakarta Utara. Kejadian bermula dari kesalahpahaman terkait penilaian aplikasi yang kemudian berujung pada keributan,” ujar AKBP Agus Adi Wijaya, Rabu (7/1/2026).

Keributan yang terjadi pada siang hari itu menyebabkan pengemudi ojol mengalami luka di bagian kepala. Korban kemudian mendapatkan penanganan medis di rumah sakit setempat.

Aksi Solidaritas dan Intervensi Polisi

Pasca kejadian, sejumlah rekan pengemudi ojol sempat mendatangi kafe yang diduga menjadi lokasi penumpang berada. Situasi sempat memanas, namun berhasil dikendalikan oleh personel Polsek Metro Penjaringan.

“Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala dan telah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit setempat. Pasca kejadian, sempat terjadi aksi solidaritas dari rekan-rekan driver ojek online, namun situasi berhasil dikendalikan dan diamankan oleh personel Polsek Metro Penjaringan,” jelas AKBP Agus Adi Wijaya.

Advertisement

Polisi merespons cepat kejadian tersebut untuk mencegah keributan yang lebih besar. Kedua belah pihak kemudian dibawa ke Polsek Metro Penjaringan untuk penanganan lebih lanjut.

Mediasi dan Restorative Justice

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, AKP Samson Hutapea, menyatakan bahwa kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk menempuh jalur mediasi melalui mekanisme restorative justice.

“Kedua belah pihak telah sepakat menempuh jalur mediasi melalui restorative justice dengan hasil berdamai dan tidak melanjutkan ke jalur hukum,” kata AKP Samson Hutapea.

Anggota Polsek Metro Penjaringan memastikan situasi di lokasi aman dan terkendali. Masyarakat diimbau untuk melaporkan setiap gangguan keamanan atau peristiwa mencurigakan ke call center Polri 110.

Advertisement