JAKARTA, 13 Januari 2026 – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) telah menurunkan tim ke Kabupaten Aceh Utara. Langkah ini diambil sebagai upaya mempercepat pemulihan dan penguatan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Penugasan tim ini berlangsung mulai tanggal 12 hingga 14 Januari 2026. Tujuannya adalah untuk memberikan dukungan langsung dari Kemendagri kepada pemerintah daerah (Pemda) setempat. Kehadiran tim diharapkan dapat memastikan layanan serta penerbitan dokumen kependudukan kembali berjalan optimal, terutama di tengah keterbatasan sarana dan prasarana yang dihadapi daerah terdampak bencana.
Tim Ditjen Dukcapil ini dipimpin oleh Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), Muhammad Nuh Al Azhar. Anggota tim meliputi Kasubdit Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Wahyu Widayat, Kasubdit Keamanan Informasi Mensuseno, Kepala Bagian Umum Bastian Jacob Seimahuira, serta sejumlah pejabat dan staf teknis lainnya.
“Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas layanan Disdukcapil setempat khususnya dalam menghadapi keterbatasan infrastruktur kelistrikan dan jaringan serta mempercepat pemulihan dan pemenuhan hak administrasi kependudukan masyarakat Kabupaten Aceh Utara,” ujar Muhammad Nuh dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/01/2026).
Dalam pelaksanaan tugasnya, tim membawa berbagai peralatan operasional pendukung layanan administrasi kependudukan. Peralatan tersebut mencakup alat rekam, printer pencetakan KTP-el, card reader, perangkat penyedia daya dan jaringan, hingga ribuan blangko KTP-el dan kebutuhan operasional lainnya. Pengadaan peralatan ini bertujuan untuk memastikan layanan tetap dapat berjalan meskipun terdapat kendala kelistrikan dan jaringan.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Ditjen Dukcapil Kemendagri juga akan menyerahkan sejumlah perangkat pendukung layanan kepada Dinas Dukcapil Kabupaten Aceh Utara. Bantuan tersebut meliputi 8.000 keping blangko KTP-el, satu set power station, satu set perangkat Starlink, serta satu set solar panel.






