Berita

JPO Sarinah Dibangun Ulang, Warga Harap Jadi Ikon Kota yang Aman dan Modern

Advertisement

Pembangunan kembali Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Sarinah, Jakarta, mendapat sambutan positif dari warga. Selain dinilai dapat meningkatkan keselamatan pejalan kaki di tengah kepadatan lalu lintas, JPO ini diharapkan dapat menjadi ikon baru kota jika dirancang dengan konsep yang menarik dan modern.

Dukungan Warga untuk Keselamatan dan Estetika

Ahmad Fauzi (35), seorang pekerja di sekitar Sarinah, menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan JPO tersebut. Ia melihat kawasan Sarinah sebagai area yang sangat aktif, berfungsi sebagai pusat perkantoran sekaligus destinasi wisata, sehingga mobilitas pejalan kaki sangat tinggi.

“Saya sih mendukung. Di sini kan istilahnya kawasan wisata iya, perkantoran juga, jadi banyak pejalan kaki,” kata Ahmad saat ditemui di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Sabtu (10/1/2026).

Menurutnya, JPO tetap relevan di tengah padatnya lalu lintas. Ia menambahkan bahwa JPO dapat memberikan nilai tambah jika dibangun dengan konsep yang modern, bahkan berpotensi menjadi ikon kota.

“Apalagi JPO bisa jadi ikon kota juga kalau desainnya bagus, misalnya kayak di kawasan HI atau Sudirman,” ujarnya.

Amir (57), pekerja lain yang beraktivitas di area yang sama, mengungkapkan rasa was-was saat menyeberang jalan meskipun sudah ada pelican crossing. Ia merasa kendaraan di kawasan tersebut kerap melaju dengan cepat.

Advertisement

“Di sini lalu lintasnya padat, kendaraan cepat-cepat semua. Kalau ada JPO, pejalan kaki jadi lebih aman dan lebih tenang nyebrang,” ucap Amir.

Harapan Fasilitas Ramah Disabilitas dan Pengawasan

Amir berharap JPO Sarinah nantinya tidak hanya aman, tetapi juga ramah bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan dan pengawasan fasilitas tersebut agar tetap terjaga fungsinya.

“Harus bersih, aman, ada lift atau eskalator. Jangan sampai malah jadi tempat orang buka lapak atau tunawisma. Jadi memang perlu dijaga,” katanya.

Rosi (48), warga lainnya, juga berbagi pengalaman serupa. Ia merasa aktivitas menyeberang jalan sebelumnya lebih aman dengan adanya JPO. Ia berharap pembangunan JPO kali ini dapat benar-benar menjawab kebutuhan pejalan kaki di kawasan yang sangat ramai tersebut.

“Sekarang kan kita lihat sendiri, ramai banget kendaraan, motor sering ngebut. Saya tuh ngeri kalau nyebrang di situ, meskipun udah ada lampunya tapi tetep motor itu ngebut,” imbuhnya.

Advertisement