Pati, Jawa Tengah – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan warga mengantarkan jenazah menggunakan perahu ke pemakaman di Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati. Kejadian ini terjadi akibat banjir yang merendam permukiman dan akses jalan menuju pemakaman.
Kondisi Banjir yang Ekstrem
Dalam video yang beredar, tampak warga bergotong royong membawa jenazah di atas perahu melewati area permukiman yang terendam banjir. Kondisi ini menunjukkan betapa parahnya dampak banjir yang melanda wilayah tersebut.
Penjelasan Pihak Desa
Sekretaris Desa Mintobasuki, Abdul Mustaji, membenarkan kejadian tersebut. Jenazah yang diantar menggunakan perahu adalah almarhum Warsono (54), warga RT 4 RW 1, yang meninggal dunia karena sakit. Keputusan untuk mengantar jenazah melalui jalur air diambil atas kesepakatan keluarga dan masyarakat.
“Ya betul, barusan pagi ini. Pihak keluarga dan masyarakat sepakat (jenazah) diantar melalui perahu,” ujar Mustaji saat dihubungi wartawan, Kamis (15/1/2026).
Akses Jalan Menuju Pemakaman Terendam
Mustaji menjelaskan bahwa banjir tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga akses jalan menuju pemakaman yang berjarak sekitar 2 kilometer dari rumah almarhum. Sebagian besar area pemakaman juga tergenang air, meskipun ada sedikit bagian tanah yang masih lebih tinggi dan tidak terendam.
“Dan karena itu makam melewati sawah, kan sawah pada terendam, sehingga diantar naik perahu,” jelasnya. “Jaraknya rumah almarhum sekitar 2 kilometer sampai ke makam. Di makam itu ada tanah sedikit tinggi, masih ada (yang tidak terendam banjir). Yang luas sudah terendam,” tambahnya.






