Kehadiran Polri dalam pembangunan infrastruktur desa mendapatkan apresiasi luas dari masyarakat. Peresmian 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo disambut rasa syukur dan kebanggaan warga, khususnya di Desa Cucukan dan Desa Kotesan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.
Jembatan yang dibangun di atas Sungai Dengkeng ini menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat sehari-hari. Anak-anak kini dapat bersekolah dengan lebih aman, sementara para petani dapat menggarap sawah di seberang sungai tanpa hambatan.
Infrastruktur baru ini menggantikan jembatan lama yang rusak akibat banjir. Sebelumnya, warga terpaksa menempuh jalur memutar yang berisiko keselamatan.
Akses Vital untuk Pendidikan dan Ekonomi
Kepala Desa Cucukan, Heru Pramana, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolri dan jajaran Polri atas pembangunan jembatan yang dinilai sangat tepat sasaran dan menjawab kebutuhan masyarakat.
“Atas nama masyarakat Desa Cucukan dan Desa Kotesan, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri. Dengan tepat dan sangat tepat sekali membangun jembatan ini, karena ini adalah akses untuk anak-anak kita bersekolah,” ujar Heru.
Ia menambahkan, manfaat jembatan tidak hanya dirasakan oleh pelajar, tetapi juga oleh para petani dan seluruh warga desa.
“Jembatan ini juga menjadi akses petani kami dalam menggarap sawah di seberang. Masyarakat kami sangat bangga sekali, Bapak Kapolri,” lanjutnya.
Dengan berfungsinya jembatan tersebut, mobilitas warga menjadi lebih lancar, waktu tempuh semakin singkat, serta aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat desa dapat berjalan lebih aman dan efisien.
Memperkuat Kepercayaan Publik
Warga berharap pembangunan infrastruktur seperti ini dapat terus berlanjut di wilayah-wilayah lain yang masih membutuhkan akses penghubung.
Apresiasi masyarakat ini menegaskan bahwa program Jembatan Merah Putih Presisi tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kepercayaan dan kedekatan Polri dengan masyarakat desa.






