Bruno Fernandes dikabarkan telah mencapai titik frustrasi di Manchester United. Minimnya persaingan di papan atas klasemen Liga Inggris dan pergantian manajer yang terus-menerus disebut menjadi alasan utama sang pemain mempertimbangkan masa depannya di Old Trafford.
Pergantian Manajer dan Minimnya Prestasi
Manchester United baru saja memecat manajer Ruben Amorim. Posisi manajer sempat diisi sementara oleh Darren Fletcher sebelum akhirnya Michael Carrick ditunjuk hingga akhir musim. Sejak terakhir kali menjuarai Liga Inggris pada tahun 2013, Setan Merah kesulitan untuk kembali ke puncak persaingan.
Situasi ini tampaknya memengaruhi Bruno Fernandes. Laporan dari The i Paper menyebutkan bahwa Fernandes sempat ingin dijual oleh klub pada bursa transfer sebelumnya, namun ia menolak tawaran tersebut karena masih ingin membuktikan diri. Namun, kini situasinya telah berubah drastis.
Frustrasi dan Minat Klub Lain
Sang kapten dilaporkan merasa frustrasi dengan kondisi tim dan kini dikabarkan ingin meninggalkan Manchester United. Beberapa klub dari Arab Saudi dikabarkan masih terus meminati jasanya. Terbaru, Bayern Munich juga dikabarkan tertarik untuk merekrut pemain berusia 31 tahun tersebut.
Bruno Fernandes sendiri masih terikat kontrak dengan Manchester United hingga musim panas 2027. Diyakini, klausul pelepasannya berada di angka mulai 50 juta Euro atau setara dengan Rp 1,1 triliun. Sejak bergabung pada tahun 2020, Fernandes telah membantu Manchester United meraih gelar Piala FA dan Carabao Cup. Perannya di lini tengah tim dianggap tidak tergantikan.
Pertanyaan besar kini mengemuka, apakah Bruno Fernandes siap untuk meninggalkan Old Trafford pada bursa transfer musim panas mendatang?






