Berita

Atasi Sampah Menumpuk, Banten Siapkan Dua Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Advertisement

JAKARTA – Gubernur Banten Andra Soni angkat bicara mengenai persoalan sampah yang menggunung di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Ia mengungkapkan rencana pembangunan dua proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) sebagai solusi strategis.

Dua Proyek PLTSa untuk Banten

Andra Soni menjelaskan bahwa sampah merupakan masalah nasional yang memerlukan solusi inovatif. “Terkait sampah, ini menjadi masalah nasional. Salah satu solusi adalah pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah. Alhamdulillah, Provinsi Banten mendapatkan dua proyek,” ujar Andra di Kota Serang, Kamis (8/1/2026).

Proyek pertama berlokasi di wilayah Tangerang Raya, dengan progres kesiapan di Jatiwaringin yang telah mencapai 90 persen. “Dalam waktu dekat kita akan melaksanakan rapat koordinasi kedua,” tambahnya.

Sementara itu, proyek PLTSa kedua direncanakan di wilayah Serang Raya, tepatnya di Tempat Pemrosesan Akhir (TPAS) Cilowong, Kota Serang. Namun, Andra menyebutkan bahwa proyek ini masih membutuhkan beberapa persiapan. “Untuk Serang Raya, yang harus dipersiapkan di Cilowong adalah kesiapan lahan, serta kuota sampah yang saat ini belum mencukupi program prioritas PSEL. Kita bersama-sama mempersiapkan agar masalah sampah bisa diatasi,” katanya.

Advertisement

Perubahan Perilaku Masyarakat Diperlukan

Selain pembangunan infrastruktur, Gubernur Andra Soni juga menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah. “Gerakan perubahan perilaku masyarakat, yang pengelolaannya harus diawali dari rumah,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel telah mengambil langkah dengan memperpanjang status darurat penanggulangan sampah selama dua pekan ke depan, hingga 19 Januari 2026. Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel, Essa Nugraha, menyatakan bahwa fokus perpanjangan status darurat ini adalah optimalisasi pembersihan, pengangkutan sampah, serta penegakan perilaku buang sampah yang benar. “Pada masa perpanjangan difokuskan pada optimalisasi pembersihan dan pengangkutan sampah serta optimalisasi penegakan perilaku buang sampah,” kata Essa, dikutip dari Antara, Kamis (8/1).

Situasi ini juga disorot oleh warga. Salah seorang warga di Pasar Cimanggis, Tangsel, mengeluhkan kondisi gunungan sampah yang mengganggu aktivitas sehari-hari. “Ganggu banget!” ujarnya.

Advertisement