Berita

PSI Targetkan Jateng ‘Kandang Gajah’ di Pemilu 2029, PDIP: Pemilu Masih Panjang

Advertisement

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berambisi menjadikan Provinsi Jawa Tengah sebagai basis kemenangan pada Pemilihan Umum 2029. Ambisi ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep, dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Jawa Tengah yang digelar di Hotel Sunan, Kota Solo, pada Kamis (8/1/2026).

PSI Ingin Jateng Jadi ‘Kandang Gajah’

Kaesang Pangarep menekankan pentingnya struktur partai yang solid sebagai kunci kemenangan PSI di Pemilu 2029. Ia mengutip pernyataan Ketua Dewan Pembina PSI sebelumnya yang menyebutkan bahwa struktur adalah penentu kemenangan. “Jadi saya minta tolong sekali, struktur di Jateng sangat solid, agar Pemilu 2029 kita bisa menang mutlak di Jateng,” ujar Kaesang dalam sambutannya.

Pada Pemilu 2024, PSI berhasil meraih 12 kursi di Jawa Tengah, terdiri dari lima kursi DPRD Kota Solo, lima kursi DPRD Kota Semarang, dan dua kursi DPRD Provinsi Jawa Tengah. Meskipun terjadi peningkatan perolehan suara dibandingkan Pemilu 2019, Kaesang merasa angka tersebut masih belum memuaskan.

“12 ini untuk Jateng terlalu kecil. Saya minta tolong, di 2029 atau nggak tahu nanti pemilihan di 2031. Saya minta tolong Provinsi, maupun Kabupaten/kota, harus terisi di seluruh Kabupaten/kota,” tegasnya. Ia menargetkan 17 kursi di tingkat provinsi dan minimal satu fraksi di setiap kabupaten/kota.

Lebih lanjut, Kaesang berharap Pemilu 2029 akan meloloskan lebih banyak kader PSI, baik di legislatif maupun eksekutif. Ia menyerukan seluruh mesin partai untuk bekerja sama demi mencapai target tersebut. “Sanggup nggih 2029, Pemilu selanjutnya Jateng Kandang Gajah. Wes rasah kandang-kandang sing liyane. Tempatnya Gajah itu sekarang di sini. PSI hadir untuk masyarakat Jateng,” serunya.

Setelah Jawa Tengah, PSI berencana menggelar rakorwil di Yogyakarta, Jawa Timur, dan seluruh provinsi di Indonesia. Puncak dari rangkaian kegiatan ini adalah Rapat Koordinasi Nasional (Rakernas) PSI di Makassar, yang akan menjadi forum penentuan target-target partai.

Advertisement

“Nanti setiap provinsi akan ada Rakorwil, itu baru kita bisa membedah data. Dari situ kita bisa tahu, bisa menang berapa. Semua rangkuman di Rakernas Makassar,” jelasnya. Kaesang menambahkan bahwa target menjadikan Jateng ‘Kandang Gajah’ bertujuan agar masyarakat Jawa Tengah mendapatkan manfaat lebih banyak dari kehadiran PSI.

PDIP Menanggapi Santai

Menanggapi ambisi PSI tersebut, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menanggapinya dengan santai. Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menyatakan bahwa kontestasi pemilihan umum masih sangat panjang.

“Pemilu masih panjang. Rakyat yang menentukan ya. Rakyat yang menentukan, yang punya kedaulatan,” ujar Hasto kepada wartawan di Ancol, Jakarta Utara, pada Sabtu (10/1/2026).

Hasto menjelaskan bahwa fokus PDIP saat ini adalah membuka ruang kritik dan melakukan perbaikan di internal partai, serta memberikan bantuan maksimal bagi korban bencana di Sumatera. “PDI Perjuangan melalui peringatan HUT ke-53 ini melakukan kritik otokritik, memperbaiki ke dalam, mempertajam faksis ideologi, dan kemudian ya seperti penanganan bencana. PDI Perjuangan bergerak maksimum, demi kemanusiaan, tanpa mempertimbangkan aspek-aspek mereka memilih siapa,” tuturnya.

Ia menambahkan, prioritas PDIP saat ini adalah konsolidasi organisasi di seluruh aspek kehidupan partai. Hal ini penting agar partai dapat turun dengan seluruh kekuatan ketika rakyat menghadapi kesulitan, seperti bencana alam. “Jadi situasi saat ini bagi PDI Perjuangan, lebih baik kami berfokus untuk melakukan konsolidasi organisasi dalam seluruh aspek kehidupan partai sehingga ketika rakyat menghadapi kesulitan seperti bencana kami turun dengan seluruh kekuatan dari partai. Itu yang jadi skala prioritas kami,” pungkasnya.

Advertisement