Gelandang Real Madrid, Jude Bellingham, membantah keras tudingan yang menyebut dirinya sebagai salah satu pemain yang tidak menyukai Xabi Alonso, hingga berujung pada pemecatan pelatih asal Spanyol tersebut. Bellingham mengungkapkan kekesalannya melalui aplikasi pribadinya, menanggapi sebuah cuitan dari media The Athletic.
Bantahan Keras Bellingham
Tudingan tersebut menyebutkan bahwa Bellingham, bersama dengan Fede Valverde dan Vinicius Jr., menjadi pemain yang tidak mendukung Xabi Alonso di Real Madrid. Namun, Bellingham dengan tegas membantah kabar tersebut.
“Sampai sekarang saya membiarkan terlalu banyak hal ini berlalu begitu saja, selalu berharap kebenaran akan terungkap pada waktunya. Tapi jujur saja… Sungguh omong kosong!” tulis Bellingham, seperti dilansir dari Tribuna.
Ia menambahkan, “Saya benar-benar merasa kasihan kepada orang-orang yang mempercayai setiap kata dari badut-badut ini dan ‘sumber’ mereka.”
Bellingham juga mengkritik media yang menyebarkan informasi tersebut. “Jangan percaya semua yang Anda baca, sesekali orang-orang ini perlu dimintai pertanggungjawaban karena menyebarkan informasi yang salah dan merusak seperti ini demi mendapatkan klik dan kontroversi tambahan,” tegasnya.
Konteks Pemecatan Xabi Alonso
Real Madrid memutuskan untuk berpisah dengan Xabi Alonso setelah kekalahan 2-3 dari tim lawan di final Piala Super Spanyol pada Senin (12/1) dini hari WIB. Isu keretakan di ruang ganti pemain disebut-sebut menjadi salah satu faktor penyebab keputusan tersebut.






