Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta pada Senin, 12 Januari 2026, menyebabkan genangan air di sejumlah titik di Jalan Tol Sedyatmo. Ketinggian air bervariasi, bahkan ada yang mencapai 60 sentimeter, mengganggu kelancaran lalu lintas.
Titik Genangan dan Dampaknya
Menurut Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Dhanar Dhono Vernandhie, genangan air paling parah terjadi sebelum off ramp Plumpang di KM 12+800 arah Kebon Bawang. Ketinggian air di lokasi ini dilaporkan mencapai 50-60 cm.
“Sebelum off ramp Plumpang di KM 12+800 arah Kebon Bawang ada genangan air sekitar 50-60 cm,” ujar Kompol Dhanar Dhono Vernandhie dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (12/1/2026).
Ketinggian genangan tersebut membuat kendaraan kecil, seperti sedan, tidak dapat melintas. “Kendaraan kecil tidak bisa melintas,” tegasnya.
Selain di off ramp Plumpang, genangan air juga terpantau di beberapa titik lain:
- Gerbang Tol (GT) Pluit: Ketinggian air sekitar 30 sentimeter. Kendaraan masih bisa bergerak perlahan.
- Arteri samping GT Sunter: Ketinggian air dilaporkan mencapai 50-70 cm.
- KM 26+200 Atas arah Bandara Soekarno-Hatta: Ketinggian air sekitar 30 sentimeter.
- Sebelum Gerbang Tol Pluit 3: Ketinggian air sekitar 20-30 cm.
- Sebelum GT Cengkareng, tepatnya di KM 31: Ketinggian air sekitar 15 cm.
- Off ramp Rawa Bokor: Ketinggian air sekitar 60 cm.
Genangan air ini menyebabkan antrean kendaraan dan memperlambat laju lalu lintas di ruas tol tersebut.






