Berita

Genangan Air 40 Cm di Rawa Bokor Sebabkan Macet Parah Tol Cengkareng

Advertisement

Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Senin (12/1/2026) pagi menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan. Salah satu titik yang terdampak parah adalah jalan arteri Rawa Bokor, yang kemudian berimbas pada kemacetan lalu lintas di ruas Tol Cengkareng.

Akses Keluar Tol Cengkareng Ditutup

Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dhono Vernandhie, mengonfirmasi penutupan akses keluar menuju Rawa Bokor dari Tol Cengkareng. Penutupan ini dilakukan karena tingginya genangan air di area tersebut.

“Ditutup Rawa Bokor arus lalu lintas diarahkan menuju bandara,” ujar Dhanar saat dikonfirmasi, Senin (12/1/2026).

Genangan Air Capai 40 Sentimeter

Informasi mengenai genangan air dan dampaknya terhadap lalu lintas juga disampaikan oleh Jasa Marga melalui akun X resminya, @PTJASAMARGA. Jasa Marga melaporkan adanya kemacetan di Tol Cengkareng yang mengarah ke pintu keluar Rawa Bokor.

Kemacetan tersebut disebabkan oleh genangan air yang mencapai ketinggian 40 sentimeter di jalan arteri Rawa Bokor.

Advertisement

“08.37 WIB #Tol_Dalam Kota Cengkareng KM 31 – KM 32 dari arah Penjaringan padat, kepadatan keluar Rawa Bokor ada genangan air 40 cm di jalan arteri Rawa Bokor. Gunakan jalur alternatif,” demikian bunyi informasi dari Jasa Marga.

Kepadatan Volume Kendaraan di Tol Janger

Selain di Tol Cengkareng, kepadatan lalu lintas juga terjadi di ruas Tol Jakarta-Tangerang (Janger) yang mengarah ke Jakarta. Kemacetan terpantau di KM 18 Kunciran, dengan panjang antrean mencapai 2 kilometer akibat kepadatan volume kendaraan.

Jasa Marga melaporkan lebih lanjut:

  • “09.12 IB #Tol_Janger Tangerang KM 18 – Kunciran KM 16 padat, kepadatan volume di lajur pemisah arag GT Kunciran 5.
  • Kunciran KM 14 – Karang Terngan KM 10+800 padat, kepadatan volume lalin.”
  • “Karang Tengah KM 10 – Kedoya KM 04 padat, kepadatan volume lalin,” sambung Jasa Marga.
Advertisement