Penyanyi dan model Denada Tambunan menghadapi gugatan hukum di Pengadilan Negeri Banyuwangi terkait dugaan penelantaran anak kandung. Gugatan bernomor perkara 288 ini diajukan oleh Ressa Rizky Rossano, yang mengaku sebagai anak biologis Denada dan kini berusia 24 tahun.
Gugatan Perbuatan Melawan Hukum
Dalam gugatan yang dikutip dari detikJatim, Denada terdaftar sebagai tergugat atas dugaan perbuatan melawan hukum. Ressa Rizky Rossano menggugat untuk meminta pertanggungjawaban dan pengakuan sebagai anak biologis Denada. Gugatan ini didaftarkan di Pengadilan Negeri Banyuwangi pada 26 November 2025.
Proses mediasi telah digelar satu kali, namun Denada dilaporkan mangkir dari panggilan pengadilan. Kuasa hukum penggugat, Moh. Firdaus Yuliantono, mengonfirmasi hal tersebut pada Kamis (8/1/2026).
“Benar tergugat adalah seorang artis dengan inisial D, kami telah melakukan gugatan atas perbuatan melawan hukum dengan tergugat adalah orang tua kandungnya sendiri,” ujar Firdaus.
Harapan Pemenuhan Hak Anak
Firdaus menjelaskan bahwa gugatan diajukan karena kliennya merasa hak-haknya sebagai anak tidak pernah dipenuhi sejak dilahirkan pada tahun 2002. Berkas perkara di PN Banyuwangi menyebutkan Denada sebagai tergugat atas dugaan penelantaran anak kandung.
“Dengan gugatan ini, harapannya anak ini bisa mendapatkan hak-haknya yang sejak dilahirkan hingga berusia remaja tidak diberikan oleh sang Ibu,” tambah Firdaus.
Pihak penggugat berharap Denada menunjukkan itikad baik untuk bertemu dan menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Namun, jika tidak ada respons, mereka akan menempuh jalur hukum untuk pemenuhan hak-hak kliennya.
“Kami berharap agar tergugat punya itikad baik untuk bertemu dengan klien kami sehingga ada titik temu antara keduanya sehingga tidak sampai berlanjut ke jalur hukum. Tapi kalau memang tidak ada itikad baik maka kami ingin agar hak-hak klien kami dapat terpenuhi,” tegas Firdaus.
Ressa Rizky Rossano dilaporkan hidup berpindah-pindah antara rumah tantenya dan rumah Denada di Banyuwangi tanpa kejelasan status sebagai anak biologis. detikcom telah berupaya menghubungi Denada untuk meminta tanggapan terkait masalah ini, namun belum mendapatkan jawaban.






