Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tegas kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait eksplorasi minyak dan gas (migas). Presiden meminta agar tidak ada praktik ‘kutip-kutip’ dalam proses tersebut. Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi, menyatakan dukungan penuh lembaganya terhadap instruksi Presiden.
Dukungan Penuh DPR untuk Arahan Presiden
“Kami mendukung penuh arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Kementerian ESDM agar tidak mengutip di depan terkait eksplorasi minyak dan gas,” ujar Bambang Haryadi pada Senin (12/1/2026). Ia menegaskan bahwa pesan yang disampaikan Presiden Prabowo kepada Kementerian ESDM sudah sangat jelas. Komisi XII DPR, lanjut Bambang, akan senantiasa melakukan pengawasan terhadap pengelolaan minyak dan gas untuk mencegah praktik-praktik yang telah diwanti-wanti oleh kepala negara.
“Arahan kepala negara clear dan tegas. Komisi XII DPR akan menegakkan dan menjalankan fungsi pengawasan agar ketersediaan pasokan energi masa depan terjamin demi dapat berdaulat,” jelas Bambang.
Apresiasi untuk Megaproyek Pertamina
Selain itu, Komisi XII DPR juga mengapresiasi kehadiran langsung Presiden Prabowo Subianto dalam peresmian megaproyek kilang terintegrasi atau Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina. Komisi XII DPR RI menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Presiden terhadap kinerja Pertamina.
“Komisi XII berterima kasih kepada Presiden atas apresiasi terhadap kerja Pertamina,” kata Bambang. Ia menambahkan bahwa Komisi XII mendukung arahan Presiden agar Pertamina dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi negara dan bangsa. Menurutnya, RDMP Pertamina merupakan langkah strategis menuju kemandirian energi Indonesia.
Bambang menyatakan bahwa komisi yang membidangi energi di DPR ini siap memberikan dukungan penuh demi tercapainya target kemandirian energi nasional. Ia juga menyambut baik upaya Presiden Prabowo untuk mengurangi ketergantungan bangsa terhadap pihak luar dalam urusan energi.
“Komisi XII DPR mengapresiasi Pertamina atas upayanya dapat mewujudkan RDMP Balikpapan. Ini merupakan langkah penting dalam upaya menuju kemandirian energi,” tutup Bambang.






