Sepakbola

Manchester United Tunjukkan Mental Rapuh Usai Tersingkir dari Piala FA Lawan Brighton

Advertisement

Manchester United harus menelan pil pahit setelah tersingkir di babak ketiga Piala FA. Bermain di kandangnya sendiri, Old Trafford, pada Minggu (12/1/2026), Setan Merah takluk 1-2 dari Brighton and Hove Albion. Brighton berhasil mencetak dua gol melalui Brajan Gruda dan Danny Walbeck, sementara MU hanya mampu membalas satu gol lewat Benjamin Sesko.

Mental Pemain Dianggap Rapuh

Manajer interim Manchester United, Darren Fletcher, mengakui bahwa mental para pemainnya masih terlalu rapuh. Meskipun telah berusaha memotivasi timnya untuk bangkit, Fletcher menilai hal tersebut belum cukup untuk mengatasi ketertinggalan.

Fletcher, yang untuk sementara menggantikan Ruben Amorim yang baru saja dipecat, menyatakan bahwa timnya sebenarnya memulai pertandingan dengan baik. Namun, gol pembuka dari Brighton mengubah jalannya laga.

“Saya pikir kami menciptakan cukup banyak peluang, lalu tertinggal 2-0 sangat mengecewakan, tetapi para pemain merespons dengan baik. Ketika kami berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1, saya berpikir ‘ayo kita mulai’,” ujar Fletcher dikutip dari situs resmi klub.

Advertisement

Pria asal Skotlandia itu menambahkan bahwa atmosfer Old Trafford seharusnya bisa menjadi suntikan motivasi bagi para pemainnya. Namun, respons yang ditunjukkan dinilai belum maksimal.

“Penonton bersemangat, energinya tinggi, tetapi pada akhirnya kami tidak bisa menembus batas dan mencetak gol penyama kedudukan. Tapi saya pikir Anda bisa melihat para pemain rapuh dan mereka perlu membangun diri mereka dengan baik karena sekarang terserah mereka, mereka harus merespons,” jelasnya.

Hasil ini tentu menjadi pukulan telak bagi Manchester United yang berambisi meraih gelar di Piala FA. Fokus kini harus dialihkan untuk memperbaiki performa dan mental tim di kompetisi lainnya.

Advertisement