Senegal berhasil melaju ke final Piala Afrika 2025 setelah menyingkirkan Mesir dalam laga semifinal yang digelar di Tangier Grand Stadium, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini kembali menempatkan Sadio Mane sebagai momok bagi Mohamed Salah.
Dominasi Senegal Berujung Kemenangan
Dalam pertandingan tersebut, Senegal tampil lebih dominan dengan mencatatkan 11 upaya tembakan, empat di antaranya mengarah ke gawang. Mesir hanya mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran dari total empat percobaan.
Gol tunggal yang memecah kebuntuan dicetak oleh Sadio Mane pada menit ke-78. Tendangannya berhasil merobek jala gawang Mesir, memastikan kemenangan 1-0 untuk Senegal.
Kekalahan yang Menyakitkan bagi Mo Salah
Kekalahan ini membuat Mesir gagal mengulang prestasi mereka sebagai finalis pada Piala Afrika 2021. Bagi kapten Mesir, Mohamed Salah, kekalahan ini terasa semakin menyesakkan. Ini adalah kali kedua secara beruntun Salah harus mengakui keunggulan Mane di ajang Piala Afrika.
Sebelumnya, pada final Piala Afrika 2021, Salah dan Mesir takluk dari Senegal melalui drama adu penalti. Selang sebulan setelah final tersebut, Mane kembali membuat Salah tertunduk lesu setelah Senegal memenangi Playoff Piala Dunia 2022 melawan Mesir, juga melalui adu penalti.
Sportivitas di Antara Rival
Meskipun harus merasakan kekalahan untuk ketiga kalinya dari Mane, tidak terlihat adanya dendam atau rasa kesal di antara kedua pemain bintang tersebut. Momen haru terlihat saat Salah dan Mane bersalaman serta berpelukan erat di akhir laga.
“Good Luck, Sadio,” bisik Salah saat memeluk Mane, seperti terekam dalam video yang diunggah akun X @CAF_Online.
Dalam catatan individu, Sadio Mane berhasil menyamai torehan 11 gol Mohamed Salah di Piala Afrika, menempatkan keduanya di posisi kesembilan dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa turnamen tersebut. Mane telah mencetak dua gol di edisi 2025 ini.






