Chelsea Football Club secara resmi mengumumkan penunjukan Liam Rosenior sebagai pelatih kepala tim putra yang baru. Pria berusia 41 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi enam tahun, mengikatnya di Stamford Bridge hingga 2032.
Rosenior Ungkap Kehormatan dan Ambisi
Penunjukan ini disambut dengan antusiasme oleh Rosenior, yang menyatakan rasa hormat dan bangganya atas kesempatan yang diberikan. “Saya merasa sangat terhormat dan bangga ditunjuk sebagai Pelatih Kepala Chelsea Football Club. Ini adalah klub dengan semangat unik dan sejarah gemilang dalam meraih trofi,” ujarnya melalui situs resmi klub.
Eks manajer Hull City dan Derby County ini menegaskan komitmennya untuk menjaga identitas klub dan membangun tim yang mampu meraih kesuksesan. “Tugas saya adalah melindungi identitas ini dan menciptakan tim yang mencerminkan nilai-nilai tersebut dalam setiap pertandingan yang kami mainkan sambil terus meraih trofi. Dipercayai untuk peran ini berarti segalanya bagi saya, dan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat atas kesempatan dan kepercayaan dalam menjalankan tugas ini. Saya akan memberikan segalanya untuk membawa kesuksesan yang layak didapatkan oleh klub ini.”
Rosenior menekankan pentingnya kerja sama tim sebagai fondasi utama. “Saya sangat percaya pada kerja sama tim, persatuan, kebersamaan, dan bekerja untuk satu sama lain, dan nilai-nilai tersebut akan menjadi inti dari segala yang kami lakukan. Mereka akan menjadi fondasi kesuksesan kami,” tambahnya.
Latar Belakang dan Tantangan di Stamford Bridge
Sebelum menerima pinangan Chelsea, Liam Rosenior menukangi klub Ligue 1 Prancis, Strasbourg. Klub tersebut memiliki kaitan erat dengan Chelsea karena sama-sama dimiliki oleh BlueCo, konsorsium yang juga berbasis di Amerika Serikat dan Inggris. Di bawah kepelatihannya, Strasbourg menjelma menjadi kuda hitam di Ligue 1, bahkan sempat bersaing di papan atas klasemen musim ini.
Rosenior akan mengambil alih tongkat estafet dari Enzo Maresca, yang secara mendadak meninggalkan jabatannya di awal tahun 2026. Maresca berhasil membawa Chelsea bertengger di peringkat kelima klasemen Liga Inggris, serta masih berkompetisi di Piala Liga, Piala FA, dan Liga Champions.
(Video Enzo Maresca Ogah Perpanjang Drama ’48 Jam Terburuk’ di Chelsea)






