Manchester United secara resmi memecat manajer Ruben Amorim. Keputusan ini berujung pada kerugian finansial yang signifikan bagi klub berjuluk Setan Merah tersebut, dengan perkiraan total biaya mencapai 25-30 juta Pounds atau setara minimal Rp 568 miliar hingga Rp 681 miliar.
Kerugian Finansial Akibat Pemecatan
Pemecatan Ruben Amorim menimbulkan beban finansial ganda bagi Manchester United. Pertama, klub harus menanggung sisa gaji Amorim yang masih tersisa selama 14 bulan ke depan. Perkiraan kasar menyebutkan angka ini mencapai sekitar 10 juta Pounds atau setara Rp 227 miliar. Beban ini belum termasuk pesangon yang harus dibayarkan kepada lima staf pelatih Amorim yang turut diberhentikan.
Selain itu, Manchester United juga diwajibkan membayar kompensasi kepada Sporting CP, klub asal Amorim sebelum bergabung dengan MU. Nilai kompensasi ini ditaksir berada di kisaran 25-30 juta Pounds, yang setara dengan Rp 568 miliar hingga Rp 681 miliar. Angka ini menjadikan total kerugian finansial yang ditanggung Manchester United akibat pemecatan Amorim sangat besar.
Manchester United memiliki opsi untuk menghentikan pembayaran gaji Ruben Amorim jika sang pelatih berhasil mendapatkan klub baru dalam waktu dekat. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi mengenai hal tersebut.
Darren Fletcher Ambil Alih Sementara
Untuk sementara waktu, tugas sebagai juru taktik Manchester United dipercayakan kepada Darren Fletcher. Pihak klub kini tengah aktif menjajaki berbagai peluang dan kandidat calon manajer baru untuk menggantikan posisi Ruben Amorim.
Meskipun sempat membawa Manchester United mendekati papan atas klasemen di pertengahan musim, performa tersebut ternyata tidak cukup untuk menyelamatkan posisi Ruben Amorim dari pemecatan.






