Film horor Indonesia terus menunjukkan dominasinya di layar lebar. Tren positif yang dimulai sejak 2023 ini diproyeksikan akan berlanjut, terbukti dengan lebih dari 101 juta penonton yang tercatat untuk film horor lokal dalam tiga tahun terakhir.
Angka fantastis ini diungkapkan dalam diskusi bertajuk “Tren Film Horor 2026” yang digelar di Festival Film Horor (FFHoror) di Jakarta pada Selasa (13/1/2026). Syaifullah Agam, Direktur Film, Musik, dan Seni Kementerian Kebudayaan, memaparkan bahwa capaian 101.859.078 penonton tersebut merupakan kontribusi murni dari film horor produksi dalam negeri. Jika digabungkan dengan film horor impor, total penonton genre ini mencapai 128.160.815 orang.
Pilar Ekonomi Kreatif
“Dilihat dari angka-angka tersebut, film horor saat ini sudah menjadi tulang punggung ekonomi kreatif di bidang perfilman nasional dengan menguasai 60 persen pangsa pasar,” ujar Agam dalam keterangan resmi, Rabu (14/1/2026).
Kualitas Cerita Tetap Krusial
Menanggapi kesuksesan ini, artis senior dan guru besar psikologi UI, Niniek L Karim, mengingatkan para sineas untuk tidak berpuas diri. Ia menekankan pentingnya kualitas cerita yang masuk akal di samping unsur seram.
“Jangan terlena bikin film asal seram dan bisa bikin takut penonton, tapi juga harus masuk akal,” tegas Niniek.
Menurutnya, penonton Indonesia kini semakin cerdas dan kritis. Mereka tidak hanya mencari sensasi takut, tetapi juga memperhatikan logika cerita. “Penonton sekarang peduli pada logika. Mereka akan meninggalkan film yang ceritanya tidak logis,” tuturnya.
Penghargaan FFHoror 2026
Festival Film Horor (FFHoror) juga mengumumkan para pemenang penghargaan untuk film horor pilihan Januari 2026:
- Penghargaan Nini Suny: Film Janur Ireng
- Aktor Terpilih: Tora Sudiro (untuk film Janur Ireng)
- Sutradara Terpilih: Kimo Stamboel (untuk film Janur Ireng)
- Aktris Terpilih: Wavi Zihan (untuk film Qorin 2)
- Cameramen Terpilih: Enggar Budiono (untuk film Dusun Mayit)
Selain itu, FFHoror juga memberikan penghargaan khusus kepada almarhum Epy Kusnandar atas dedikasinya yang luar biasa bagi perfilman Indonesia.






