Sepakbola

Alvaro Arbeloa Sambut Posisi Pelatih Real Madrid: “Klub Ini Selalu Soal Menang”

Advertisement

Alvaro Arbeloa menyambut tugas barunya sebagai pelatih utama Real Madrid dengan ketenangan dan antusiasme yang mendalam. Ketenangan ini bukan lahir dari kesombongan, melainkan pemahaman mendalamnya terhadap klub yang telah menjadi bagian penting dari hidupnya. Arbeloa naik jabatan dari kursi pelatih tim Castilla Madrid untuk menggantikan Xabi Alonso, yang memutuskan hengkang setelah kekalahan dari Barcelona di Piala Super Spanyol.

Tantangan Ruang Ganti

Salah satu isu yang disebut-sebut turut menyeret Alonso keluar adalah kegagalannya mengendalikan dinamika ruang ganti. Alonso, meski memiliki nama besar sebagai mantan pemain Madrid, dilaporkan kesulitan menjinakkan ego para pemain bintangnya. Pendekatan Arbeloa dalam aspek ini menjadi sorotan utama, mengingat pengalamannya yang unik di klub.

Perjalanan Panjang di Madrid

Karier kepelatihan Arbeloa memang belum sepanjang Xabi Alonso, yang telah meraih kesuksesan bersama Bayer Leverkusen. Arbeloa baru saja menukangi tim-tim junior Madrid, mulai dari level U-14 hingga terakhir di tim Castilla. Namun, justru perjalanan inilah yang membentuk profilnya.

Meskipun bukan asli orang Madrid, Arbeloa telah merintis kariernya di klub tersebut sejak usia 18 tahun. Ia pernah memperkuat Real Madrid C, Real Madrid B, sebelum akhirnya menembus tim utama pada tahun 2004. Setelah debut, kesempatan bermainnya sempat terbatas, yang membuatnya sempat hijrah ke Deportivo La Coruna dan kemudian menanjak bersama Liverpool. Arbeloa akhirnya kembali ke Madrid pada tahun 2009 dan mencapai puncak kariernya di sana.

Lebih dari 20 tahun dari usianya yang kini 43 tahun, dihabiskan di lingkungan Real Madrid. Pengalaman ini memberinya pemahaman mendalam tentang apa yang menanti di dalam maupun di luar ruang ganti.

Advertisement

Semangat Menang dan DNA Klub

“Saya menyadari tanggung jawab yang saya emban dan tugas luar biasa yang ada di depan saya. Saya sangat bersemangat,” ujar Arbeloa seperti dikutip dari situs resmi klub.

Ia menambahkan, “Klub ini selalu soal menang, menang, dan menang lagi. Sifat yang menuntut itu mencerminkan DNA yang telah membawa kita ke tempat saat ini, dengan rekam jejak dan lemari piala yang penuh dengan trofi.”

Arbeloa menegaskan komitmennya untuk melanjutkan tradisi kesuksesan tersebut. “Ketika saya masih menjadi pemain, saya menyerap nilai-nilai itu dari orang-orang di ruang ganti. Nilai-nilai itu masih ada di sini, dan itulah yang penting.”

“Kami ingin menginspirasi penggemar di seluruh dunia dan membantu mengisi lemari piala itu lebih banyak lagi. Itulah pekerjaan saya, dan itulah yang saya perjuangkan setiap hari,” imbuh mantan bek sayap tersebut.

Advertisement