Tahun Ini AGM Kembali Gratiskan 2.350 SR PDAM

0
1236

HARIANPPU.OLINE,PENAJAM- Program hibah air minum perkotaan tahun 2021 ini kembali berjalan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Melalui Perusahaan Umum Daerah Air Minum Danum Taka atau PDAM mengratiskan pemasangan Water Meter kepada Masyarkat Berpenghasilan Rendah (MBR) sejumlah 2.350 Sambungan Rumah (SR).

“Tahun ini Pak Bupati PPU Abdul gafur Mas’ud (AGM) telah mengumumkan menggratiskan pemasangan Water Meter sejumlah 2.250 SR ditambah 5 persen. Jadi totalnya 2.350 SR yang kan dipasangkan kepada masyarakat,” ujar Direktur PDAM Danum Taka, Abdul Rasyid, Senin (21/06/2021) di Penajam.

Lanjut Rasyid di tahun 2021 ini Kecamatan Babulu pertama kalinya mendapatkan fasilitas air minum dari PDAM Danum Taka 1.000 SR dengan dibangunnya Water Treatment Plant (WTP) kapasitas 10 liter/detik dan jaringan perpipaan dari Desa Babulu darat ke Desa Babulu Laut sepanjang kurang lebih 17 Km melalui program pembiayaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) PPU tahun 2021 melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) PPU.

“Selain program pemasangan Water Meter, kegiatan lain yang kita laksanakan tahun ini adalah pemasangan pipa jaringan dari WTP di Kecamatan Sepaku ke Rumah Jabatan di titik nol Ibukota Negara Baru (IKN) untuk membantu program air minum disepanjang jalan di titik nol IKN,” bebernya.

Lanjut dikatakan Rasyid untuk tahun ini PDAM Danum Taka mendapatkan alokasi dana penyertaan modal sekitar Rp 9,5 Milliar. Sebanyak Rp 6 Milliar untuk Program hibah air minum perkotaan dan sisanya untuk Mechanical Electronic (ME), pemeliharaan dan kegiatan supporting lainya.

Diketahui PDAM Danum Taka menggandeng Kejaksaan Negeri PPU sesuai MoU untuk pengawasan dan Pendampingan selama pelaksanaan kegiatan tersebut.

Saat ditanya  tentang kemampuan WTP dan Air Baku Khususnya Lawe-Lawe, Rasyid menjelaskan saat ini terdapat Kapasitas 360 liter/detik dan masih terdapat idle kapasity sejumlah 110 liter / detik , sehingga kedepan diharapkan masyarakat dapat menikmati secara penuh.

“Kondisi air baku saat ini masih relatif aman dengan ketinggian permukaan air baku sejumlah 2 Meter, namun kami menghawatirkan kondisi air baku yang akan turun hingga 20 liter/detik bila curah hujan berkurang hingga 3 bulan kedepan. Terkait hal tersebut kami telah menyurat kepada Pemerintah Kabupaten PPu terkait pengamanan air aaku agar pemamfaatan bendungan Lawe-Lawe dapat disegerakan, mengingat Bendungan Lawe – lawe adalah jalan keluar jangka pendek yang bisa dilakukan dalam mengatasi persoalan air baku,” bebernya.

Secara terpisah Kepala Kejaksaan Negeri PPU melalui Kasi Datun Handaya SH menyampaikan bahwa pihaknya akan mendampingi Perumda Air Minum Danum Taka dalam melaksanakan kegiatan pelayanan kepada Masyarakat kabupaten PPU khususnya dalam hal penyediaan air bersih, sehingga program – program Perumda Air Minum Danum Taka dapat dinikmati masyarakat.

Sementara itu Dewas Perumda Air Minum Danum taka Asdarussalam mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten PPU  mendukung program – program yang dilaksanakan dan menyampaikan secara berkala terus melaporkan perkembangan kepada Bupati PPU selaku KPM, khususnya menyangkut pembiayaan Program melalui dana PM 2021 yang hingga saat ini belum dapat direalisasikan .

“Pemkab PPU tentu mendukung program – program yang dilaksanakan dan secara berkala kami terus melaporkan perkembanganya kepada Bupati PPU selaku KPM,” pungkasnya.(advertorial/diskominfoppu)

Reporter : Hamaruddin

Editor     : Riadi Saputra

Beri Komentar