Sariman Pertanyakan Mekanisme Pajak Restoran di Warung Makan

0
87

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Ditengah upaya pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Kini hampir sejumlah warung makan yang ada di Benuo Taka menerapkan penarikan pajak makanan kepada setiap konsumennya.

Namun Hal ini menimbulkan pertanyaan, dimana Sekretaris Komisi I DPRD PPU, Sariman, mengatakan, terkait penarikan pajak restoran di warung makan perlu dilakukan evaluasi kembali terkait mekanismenya. Pasalnya dalam penerapannya dinilai masih kurang sesuai dengan peraturan yang ada.

“Disetiap warung makan sekarang, menerapkan pajak restoran, sebesar 10 persen. Namun terkait mekanismenya seperti apa, belum sepenuhnya jelas. Bahkan dibeberapa warung makan yang saya jumpai, setiap habis makan, bayar seperti biasa saja,” ujarnya.
“Saya kalau makan, belum pernah ada menemukannya, padahal diwarung tersebut terpasang setiker penarikan pajak restoran,” tegas Sariman

Lanjut Diungkapkan Sariman, Semestinya bila pajak restoran ini mulai diterapkan, pemerintah daerah, khususnya dinas terkait memberikan mekanisme yang jelas, seperti ada nota dari pemerintah daerah terkait penerapan pajak restoran. Sehingga ada penerapan pajak tersebut tidak membebani masyarakat kita, yang memiliki usaha warung makan.

“Setidaknya ada nota khusus, semisalnya harga makanan, Rp 10.000 dalam nota tersebut jelas tambahan pajaknya Rp 1.000, sehingga berapa yang masuk khas daerah berapa yang didapatkan pemilik warung makan jelas dan tak membebani pimilik warung,” bebernya.

Oleh sebab itu dikatakan Sariman, pihaknya kedep[an berencana untuk lebih intens berkomunikasi dengan dinas terkait. Termaksud melakukan evaluasi kepada sejumlah Perda-perda yang telah dihasilkan DPRD PPU untuk melihat sejauh mana penerapannya di daerah.

“Untuk saat ini kita memang masih terkendala dengan Covid-19, namun memang kedepan kami akan berupaya lebih intents untuk berkomunikasi dengan pemerintah daerah,” tutup Sariman.(avertorial/dprdppu)

Reporter : Riadi Saputra

Editor     : Hamaruddin

Beri Komentar