Terkait IKN, Rombongan Maber TNI Berkunjung ke PPU

0
75

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dahulu merupakan wilayah Kotamadya Balikpapan, kemudian berubah menjadi wilayah Kabupaten Pasir dan pada Tahun 2002 kemudian mekar menjadi Kabupaten PPU, demikian mukaddimah yang dipaparkan Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud (AGM) saat menerima audiensi rombongan dari Mabes TNI yang dipimpin Kolonel Fahrudin di Ruang Pertemuan Bupati, pada Rabu (24/3/2021).

AGM menjelaskan bahwa beberapa waktu lalu Presiden RI Joko Widodo telah menetapkan wilayah Kabupaten PPU adalah merupakan letak Ibukota Negara (IKN) yang baru, tepatnya titik nol di Kecamatan Sepaku, sebagian juga berada di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara,

“Alhamdulillah, meski terdiri dari 2 Kabupaten, namun PPU menjadi Kabupaten yang paling dominan sehingga saya cenderung menyebut IKN sepenuhnya berada di wilayah Kabupaten PPU, apalagi untuk diwilayah Kabupaten Kukar terdapat tahura disana,” ujar AGM.

Sementar itu Kolonel Fahrudin saat menerima sambutan Bupati mengatakan bahwa kedatangan rombongan Mabes TNI adalah dalam rangka kegiatan penelitian dan pengembangan terkait suksesi kegiatan menuju IKN yang baru.

Pihaknya mengaku beruntung karena mendapat sambutan yang penuh keakraban, penuh kehangatan dan persaudaraan.

“Saya mendoakan agar Bupati PPU bukan sampai menjadi bupati saja bahkan kita berharap sampai jadi Gubernur Kaltim,” ugkapnya.

Lanjut dalam kesempatan tersebut Kolonel Fahrudin mempersilahkan Bupati untuk menanyakan berbagai hal terkait rencana IKN, bahkan dia sangat setuju apa yang disampaikan bupati mengenai letak persisi IKN itu berada sepenuhnya di Kabupaten PPU, sehingga akan lebih mudah kedepannya dalam penyusunan letak tataruang IKN, walaupun hingga saat ini bupti belum memiliki konsep seperti apa dan bagaimana tata letaknya Karena ini juga menjadi modul konsep Bappenas.

Sedangkan konsep pemerintahan semua pihak akan merasa nyaman bila disekitar IKN ada aparat keamanan, baik itu TNI maupun Polri, demikian juga soal infra struktur dan kondisi wilayah yang sedikit banyak ingin diketahui lebih dekat agar dapat mejadi buah tangan untuk dilaporkan kepada pimpinan yang lebih tinggi ketika sudah tiba di Ibukota RI di Jakarta.

“Kami datang berkunjung beberapa waktu lalu bersama bapak Menteri tentunya ketika sebuah wilayah akan ditata masing masing penduduk dan penghuni akan meniti, dimana kami akan meletakkan rumah dan perkantoran, termasuk pak Bupati satu saat mungkin Kantor Bupati tidak disini, mungkin dekat dengan Istana Presiden yang lebih megah, dan kita tidak tahu mungkin juga ada disamping kita pada level yang lebih tinggi lagi,” ujarnya.(advertorial/diskominfoppu)

Editor : Hamaruddin

Beri Komentar