Korban Kebakaran Gang Buaya Mulai Direlokasi

0
859
Kalak BPBD PPU, Marjani

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Setelah sekian lama, akhirnya Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU telah membangun rumah type 36 untuk merelokasi korban terdampak kebakaran di RT 6, RT 7 dan RT 8 Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam di kawasan Gang Buaya yang terjadi pada tahun 2019 silam.

Saat dikonfirmasi Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabuapaten PPU Marjani mengatakan letak rumah yang dibangun type 36 berada didekat terminal Terminal Penajam tepatnya di Depan Kantor Inspektorat PPU untuk relokasi eks kebakaran Gang Buaya.

“Alhamdulillah 20 rumah yang dianggarkan tahun 2020 sudah selesai di bangun, dan masyarakat sudah setuju untuk pindah kelokasi yang baru. Selain 20 rumah Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Al-maun yang kemarin juga terbakar sudah selesai,” kata Marjani kepada Harian PPU. Selasa, (2/3/2021).

Lanjut Marjani jumlah rumah type 36 dilokasi tersebut akan dibangun sebanyak 60 rumah. dan di tahun 2021 ini pihaknya kembali menganggarkan untuk 20 rumah di anggaran murni 2021 dan sudah dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) BPBD Kabupaten PPU dan bulan April 2021 sudah selesai dilelang.

“Pak Bupati ingin menuntaskan tahun ini 60 rumah type 36 selesai penganggaran. Dan Insya Allah setelah 20 rumah di anggarkan dianggaran murni, melalui peraturan kepala daerah mendahului perubahan APBD 2021 kami akan kembali mengganggarkan 20 rumah. Jadi totalnya 60 rumah harus tuntas tahun ini,” lanjut Marjani.

Lanjat dikatakan Marjani nilai anggaran yang dianggarkan dari APBD PPU untuk 20 rumah sebesar Rp 3,5 Milliar dengan total anggaran untuk 60 rumah type 36 sebesar Rp 10,5 Milliar sedangkan untuk Gedung Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Al-maun sebesar kurang dari 1 Milliar.

“Angaran untuk 20 rumah type 36 sebesar Rp 3,5 Milliar, maka total anggaran untuk 60 rumah sebesar Rp 10,5 Milliar. Sedangkan untuk Gedung Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Al-maun sekirar Rp 900 Juta lebih,” bebernya.

Selain itu Marjani menambahkan Lurah Penajam telah menyediakan segel untuk warga yang terdampak kebakaran sehingga saat menempati rumah tersebut warga yang direlokasi memiliki legalitas untuk ditempatkan ditempat yang baru tersebut.

“Jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat yang lama. Dan dari jalan raya ke lokasi juga tidak jauh sekitar 50 hingga 100 meter. Alhamdulillah BPBD selaku yang memiliki tugas pokok dalam hal bencana berharap perekonomian warga yang kemarin terdampak bisa berjalan kembali,” pungkasnya. (advertorial/diskominfoppu)

Beri Komentar