Demi Tercapai 15 Desa Mandiri di 2023, DPMD PPU Pacu Pelatihan Keterampilan Kerja Masyarakat Desa

0
147
Sekretaris DPMD Kabupaten PPU Usep Supriatna

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), telah memberikan pelatihan keterampilan kepada 1.192 orang masyarakat pada 2020, untuk menciptakan desa mandiri.

Sekretaris DPMD Kabupaten PPU Usep Supriatna saat dikonfirmasi diruang kerjanya Selasa (2/3/2021) mengatakan bahwa pihaknya bakal terus meningkatkan kapasitas masyarakat desa melalui pelatihan keterampilan kerja. Pelatihan keterampilan tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan potensi, peningkatan produktifitas, kualitas dan mendukung keunggulan di setiap desa.

“Melalui program pembangunan dan pemberdayaan kelurahan dan pedesaan mandiri pada 2020 telah melakukan berbagai macam pelatihan keterampilan kepada masyarakat desa,” kata Usep.

Dibeberkan Usep, sepanjang tahun 2020 sebanyak 1.192 warga yang tersebar di 30 desa telah dapatkan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan, serta untuk menyongsong kebutuhan Ibu Kota Negara Republik Indonesia.

Lanjut Usep pelatihan keterampilan tersebut selain untuk membangun atau menciptakan desa mandiri, serta proses percepatan pembangunan dan pemberdayaan desa bersinergi menyambut pindahnya ibu kota negara Indonesia dari Jakarta ke Provinsi Kalimantan Timur.

“Untuk pengembangan usaha dari pelatihan keterampilan itu perlu pola pemberdayaan melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sebagai pengembangan usaha ekonomi produktif di 30 desa yang ada di Kabupaten PPU,” lanjutnya.

Adapun jenis pelatihan keterampilan dibeberkan Usep didanai dari bantuan keuangan khusus untuk peningkatan kapasitas individu atau kelompok ekonomi produktif tersebut yang disahkan kepala desa.

“DPMD PPU diberi target oleh kepala daerah Abdul Gafur Mas’ud (AGM) untuk memberikan pelatihan keterampilan kepada 8.000 orang masyarakat yang tersebar di 30 desa sampai 2023 dan desa mandiri yang sekarang berjumlah 3 desa, dan kami optimis menjadi 15 desa mandiri di tahun 2023,” tambahnya.

“Saat ini difasilitasi oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) dan sedang diupayakan supaya BUMDes juga bisa menjadi pangkalan elpiji bersubsidi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) serta menekan penyelewengan distribusi elpiji bersubsidi tabung ukuran 3 Kg,”bebernya.

Selain itu Usep menambahkan pihaknya akan membangun pola kolaborasi dengan akademisi, bisnis, komunitas, media dan pemerintah. Dengan terbangunnya kolaborasi kami yakin program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat lebih mudah dilakukan.

“Kami juga akan menjalankan program sarjana membangun desa melalui bantuan keuangan khusus kepada pemerintahan desa dengan memberikan beasiswa kepad  lima orang mahasiswa di setiap desa,” pungkasnya (advertorial/diskominfoppu)

Reporter : Hamaruddin

Editor     : Riadi Saputra

Beri Komentar