Muncul Klaster Hajatan, Pemkab PPU Larang Kegiatan Pesta Pernikahan

0
2289

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) temukan 18 orang dalam klaster hajatan (Pesta Pernikahan) yang terpapar. Atas kejadian tersebut Pemerintah Kabupaten PPU secara tegas menghentikan sementara digelarnya hajatan atau pesta pernikahan di Kabupaten PPU. Jika tidak mengantongi izin, pihaknya tak segan menjatuhkan sanksi pembubaran.

Hal itu diungkapkan Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten PPU H Sodikin usai menggelar rapat bersama Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten PPU, Senin (22/2/2021).

“Bahkan satu di antara dari klaster hajatan, meninggal dunia. Tim di lapangan harus bergerak melihat kondisi ini. Sanksi yang diberikan ketika penyelenggara hajatan tidak ada izin akan ditindak tegas,” ujar Sodikin.

Dari sisi aturan Sodikin menjelaskan Surat Edaran Bupati PPU sudah cukup jelas jika yang diperbolehkan hanya cara akad nikah tetapi acara pesta pernikahan ditunda. Yang menjadi kelemahan penerapan di lapangan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di PPU.

“Harus ada ketegasan dari garda terdepan. Satpol PP, TNI dan Polri. Jika masih ada masyarakat yang tetap mengadakan acara pesta pernikahan harus dibubarkan, jangan sampai kecolongan lagi seperti kasus di salah satu kecamatan di PPU yang menemukan 18 orang positif Covid 19 dari kluster pernikahan,” pungkas Sodikin.(advertorial/diskominfoppu)

Reporter : Hamaruddin

Editor     : Riadi Saputra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here