Sulthan: Kepolisian Proses Hukum Pelaku Tambang Ilegal

0
469

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM-Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendesak kepolisian melanjutkan ke proses hukum aktivitas tambang batu bara ilegal di Kecamatan Sepaku, yang sudah ditindak oleh pemerintah dan aparat kepolisian sejak tahun 2020 lalu. Pasalnya hingga saat ini kasus tersebut belum jelas dan terkesan jalan ditempat.

Ketua KNPI PPU, Sulthan saat dikonfirmasi, Jum’at (9/1/2021) mengatakan kepolisian sebagai aparat penegak hukum harus bertindak tegas bila memang oknum-oknum pelaku melakukan pelanggaran hukum jangan terkesan dibiarkan karena hal tersebut bisa menjadi preseden buruk dimara publik.

Dikatakan Sulthan terkait dengan pernyataan Kanit Tindak Pidana Tertentu (Piditer) yang dibeberkan disalah satu media beberapa waktu lalu ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian hanya diminta sebagai pendamping dalam kasus tambang ilegal tersebut.

“Proses penindakan atas pelanggaran hukum adalah salah satu fungsi utama dari institusi kepolisian. Bila memang sudah ada barang bukti dan ada delik hukum, polisi harusnya menindak tegas para pelaku, bukan hanya melakukan pendampingan,” tegas Sulthan.

“Kita tentu percaya dan menaruh harapan bahwa hukum bisa ditegakkan tanpa pandang bulu. Sebab setiap orang sama dimata hukum. Kita berharap, baik oknum pelaku maupun oknum-oknum yang terlibat dalam tambang ilegal tersebut diproses hukum,” pungkasnya.

Reporter : Hamaruddin

Editor     : Riadi Saputra

Beri Komentar