Kunker ke PPU, Kapolda Sebut Merupakan Hal Yang Wajib

0
455

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Pasca menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim) menggantikan Irjen Pol Muktiono beberapa waktu yang lalu, Kapolda Kaltim yang baru Irjen Herry Rudolf Nahak bersama rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Rabu (02/12/2020).

Irjen Herry Rudolf disambut langsung Kapolres PPU AKBP Hendrik Hermawan, yang berjalan di atas karpet merah yang telah disediakan, Herry Rudolf bersama rombongan menuju Ruang Catur Prasetya Mapolres PPU.

Kepada sejumlah media orang nomor satu di Polda Kaltim ini mengatakan, kunjungan kerja ke PPU merupakan agenda penting pasalnya sebagai Kapolda yang baru ia harus mengetahui wilayahnya.

“Sebagai Kapolda yang baru saya harus tahu wilayah, setelah kunjungan ke PPU saya akan melanjutkan kunjungan ke Kabupaten Paser,” kata Jenderal bintang dua ini.

Selain itu ia menambahkan dalam rangka mencegah berkembangnya Covid-19 atau Virus Corona di Kaltim khususnya Kabupaten PPU ia mengajak masyarakat untuk selalu taat dan patuh terhadap protokol kesehatan menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan dan menjauhi kerumunan.

“Angka penderita Covid-19 di PPU ini masih bisa kita tekan agar penyebarannya terus menurun. saya minta kepada Kapolres PPU berserta jajaran untuk terus aktif bersinergi dengan semua pihak termasuk dengan TNI dan Pemda agar angkanya bisa turun,” lanjutnya.

Lanjut dikatakan Herry Rudolf kendati PPU tidak melaksanakan Pilkada serentak tetapi ia memberikan kewajiban kepada jajaran Polres PPU untuk membantu dan mensupport wilayah tetangga yakni Kota Balikpapan dan Kabupaten Paser dan anggota Polres PPU akan diberikan tugas untuk membantu Polresta Balikpapan maupun Polres Paser dalam mengamankan pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang.

“PPU tidak menggelar pilkada tapi saya memberikan kewajiban kepada jajaran Polres PPU untuk mengamankan pilkada tetangga agar pilkada di kaltim tetap berjalan aman dan kondusif serta mematuhi protokol kesehatan,” tambahnya.

Terkait perayaan tahun baru tidak ada kegiatan keramaian karena dari awal Polri telah menetapkan tidak ada izin keramaian. ia berharap dukungan masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan dan tidak berkerumun hal ini bertujuan untuk menekan angka penderita covid-19 di PPU.

“Saya harapkan kesadaran semua masyarakat khususnya PPU. Gak usah ngumpul-ngumpul di tahun baru nanti. Jika ada berkumpuul kami tidak segan-segan akan membubarkan, tapi jangan sampai dibubarkan makanya jangan berkumpul,” pungkasnya.

Reporter : Hamaruddin

Editor     : Riadi Saputra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here