Disdukcapil Desak Diskominfo Ciptakan Jalur VPN di PPU

0
407

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Demi mewujudkan program pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang Maju, Modern dan Religius, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) mendesak Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), PPU, selaku leading sektor sector dalam teknologi informasi untuk menganggarkan sebuah jalur Virtual Private Network (VPN) ke server aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), yang berada di Kantor Disdukcapil PPU.

Saat dijumpai Kepala Disdukcapil PPU Suyanto, Kamis (26/11/2020) menegaskan, tujuan VPN tersebut agar para pejabat yang berkepentingan pada aplikasi SIAK dapat mengakses aplikasi SIAK dari mana saja, dan hal lainnya jika Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membutuhkan data kependudukan bisa membuka secara langsung dengan mudah dengan ID yang diberikan.

“Kami di Disdukcapil sebenarnya mendapatkan nilai terbaik dari Ombusman dengan nilai 93. Tetapi dari penilaian OPD lain jika diakumulasikan sangat rendah nilainya sehingga berada dalam kategori zona kuning bukan zona hijau dalam pelayanan,” kata Suyanto.

Dijelaskan Suyanto, pada dasarnya Disdukcapil ingin melayani masyarakat bukan melayani OPD seperti halnya di Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Perikanan, Bapelibang, RSUD, KPU maupun dinas-dinas lain yang perlu data dari Disdukcapil seyogyanya menggunakan jaringan VPN.

“VPN itu ada pada Diskominfo. Jika Diskomimfo tidak memberikan akses bagaimana keinginan visi misi Pak Bupati bisa modern. Selama ini kami melayani secara manual jika ada OPD atau instansi yang perlu data dari Disdukcapil. Kami ini melayani masyarakat bukan melayani OPD, Jika di Diskominfo sudah ada VPN dia hanya membuat SPK dengan kita dan diberikan ID untuk membuka sendiri akses aplikasi SIAK dan tidak perlu lagi meminta data ke Disdukcapil,” terang Suyanto.

Dibeberkan Suyanto sejak 2017 pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Diskominfo maupun telkom untuk menyediakan jalur VPN tetapi hingga saat ini belum terlaksana. Bahkan menurut Suyanto semua OPD sudah memiliki server masing-masing dan SDM yang cukup mampuni untuk mengoperasikan VPN tersebut.

“Jika VPN sudah ada dan dibuka Diskominfo pihak OPD bisa langsung membuka akses aplikasi SIAK dengan ID yang diberikan dan tidak perlu lagi bersurat ke Disdukcapil atau datang ke Disdukcapil untuk meminta data dengan metode manual,” tambahnya.

Selain OPD Dinas maupun instansi terkait harapan Suyanto akses VPN bisa diterapkan pada tingkat Kecamatan, kelurahan maupun Desa yang membutuhkan data dari Disdukcapil pasalnya VPN tersebut juga merupakan anjuran dari Kementerian Dalam Negeri.

“Sangat disayangkan jika di tahun 2021 VPN belum ada. Saya sangat mendukung visi misi Pak Bupati yang Maju, Modern dan Religius, bagaimana Modern jika VPN belum ada dan kami melayani OPD secara manual. Ini tentu membebankan Disdukcapil yang tujuannya melayani masyarakat bukan melayani OPD. Semoga Diskominfo, Bapelitbang dan Badan Keuangan bisa menganggarkan jalur VPN,” pungkasnya. (ADV/DISKOMINFOPPU)

Reporter : Hamaruddin

Editor     : Riadi Saputra

Beri Komentar