Berikut Penjelasan AGM Tetang Rancangan APBD PPU 2021

0
897

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Target total Pendapatan pada Rancangan APBD 2021 Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sebesar Rp. 1,790 trilyun lebih. Hal ini disampaikan Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud saat Sidang paripurna penyampaian nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2021, Rabu (25/11/2020).

“Berdasarkan Kebijakan Umum APBD serta dokumen Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara 2021, yang telah disepakati antara Kepala Daerah dengan DPRD. Target total Pendapatan pada Rancangan APBD 2021 Kabupaten PPU sebesar Rp. 1,790 trilyun lebih,” kata AGM.

Sedangkan terkait rencana belanja daerah Lanjut dikatakan AGM secara keseluruhan pada anggaran 2021 direncanakan Rp. 1,838 Triliyun. Dalam hal ada sesuatu program atau kegiatan dan belanja yang dianggap sangat penting, namun belum tercantum dalam dokumen Rancangan APBD tahun 2021, kiranya dapat dibahas lebih lanjut dalam forum TAPD dan banggar DPRD.

“Berdasarkan Kebijakan Umum APBD serta dokumen Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara 2021, yang telah disepakati antara Kepala Daerah dengan DPRD. Target total Pendapatan pada Rancangan APBD 2021 Kabupaten PPU sebesar Rp. 1,790 trilyun lebih,” lanjutnya.

Sedangkan terkait rencana belanja daerah jelaskan AGM, secara keseluruhan pada anggaran 2021 direncanakan Rp. 1,838 Triliyun.

“Pembiayaan Daerah dalam RAPBD Tahun 2021 ini direncanakan sebesar Rp. 150 Milyar. Sedangkan untuk pengeluaran pembiayaan daerah dalam RAPBD Tahun 2021 direncanakan sebesar Rp.101, 230 Milyar lebih, yang terdiri dari penyertaan modal daerah sebesar Rp. 46,100 Milyar dan Pembayaran Pokok Pinjaman sebesar Rp. 55,130 Milyar,” paparnya.

Lanjut AGM, dengan memperhatikan target pendapatan dengan rencana belanja AGM menambahkan terdapat selisih kurang (defisit) sebesar Rp. 48,769 Milyar lebih, dimana defisit tersebut akan tertutupi dari  penerimaan pembiayaan.

Selain itu AGM mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan SKPD, yang telah bekerja dan berusaha dengan optimal sehingga dapat menyelesaikan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2021,  sehingga Nota Keuangan  ini dapat disampaikan  pada sidang paripurna hari ini. Selanjutnya, ia berharap agar dapat segera dibahas oleh Badan  Anggaran DPRD dan TAPD,  sehingga dapat segera ditetapkan menjadi  Peraturan daerah APBD 2021.

“Harapan kita bersama bahwa Kebijakan Umum APBD Tahun Anggaran 2021 ini, baik itu Kebijakan Anggaran Pendapatan Daerah, maupun Kebijakan Anggaran Belanja Daerah dan Anggaran Pembiayaan Daerah, benar-benar dapat berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan, demi kelancaran penyelenggaraan pemerintahan,” pungkasnya.

Reporter : Hamaruddin

Editor     : Riadi Saputra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here