Webinar Program PEN Resmi Digelar di Benuo Taka

0
232

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Melalui aplikasi zoom, Komisi Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), yang bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar, seminar Webinar tentang manfaat program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bagi UMKM, Kamis (19/11/2020).

Kegiatan yaang dilaksanakan secara daring atau web seminar ini terbuka untuk umum bagi masyarakat pelaku UMKM di Benuo Taka.

Pasca dibuka Kepala Dinas Kominfo Kabupaten PPU, Budi Santoso, kegiatan ini dilanjutkan dengan pemaparan narasumber diantaranya Wakil Komite Tetap Infrastruktur Ekonomi Digital dan Pemerintah, KADIN Indonesia dan Praktisi IT Asosiasi Piranti Lunak dan Telematika Indonesia Febri Effendi dan dan Kabid Koperasi dan UMKM Kabupaten PPU Purwantara.

Febri Effendi  dalam webinar ini mengatakan, Webinar ini merupakan salah satu upaya  pemulihan ekonomi nasional khususnya bagi umkm yang membahas beberapa poin diantaranya potensi bisnis online dan transformasi ekonomi digital, prospek kewirausahaan digital hingga Bisnis online tantangan dan peluang bagi UMKM.

“Bantuan pemerintah pruduktif usaha mikro untuk membantu bertahan ditengah pandemi Covid-19 dengan alokasi sebasar Rp 28,8 Trilliun saat ini direalisasi sebesar Rp 22,1 Trilliun,” kata Febri.

Sementara itu Purwantara mengatakan, pemulihan ekonomi nasional dimulai dari upaya pemulihan terhadap sektor UMKM karena menurutnya perekonomian tidak bisa pulih jika UMKM tidak segera dipulihkan.

“Sebanyak 99 persen pelaku usaha di Indonesia merupakan UMKm. Pemerintah terus beripaya memulihakn UMKM melalui berbagai program,” terang Purwantara.

Selain itu Purwantara memambahkan demi memperpanjang nafas UMKM pemerintah terus memberikan berbagai program untuk memastikan kegiatan usaha tetap berjalan.

“Salah satu keringanan pembayaran cicilan penjaman di Bank maupun lembaga keuangan lainnya. Pemerintah juga menggelontorkan sejumlah dana (Banpres) menghadapi tekanan ekonomi akibat Covid-19 sebesar Rp 2,4 juta,” pungkasnya.

Reporter : Hamaruddin

Editor     : Riadi Saputra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here