PHKT Bantu Pembangunan Jembatan Di Lawe-Lawe

0
440

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) melalui program CSR kembali membantu pembangunan jembatan penghubung di RT 02-04Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)  yang setiap harinya dilalui oleh masyarakat petani sekitar dalam memasarkan hasil pertanian serta para santri dari Pondok Pesantren Jannatul Firdaus.

Bantuan tersebut diserahkan oleh PHKT yang secara langsung kepada Lurah Lawe-Lawe Mardhani 1 Oktober 2020 yang lalu di Lokasi Jembatan Kelurahan Lawe-Lawe. Acara dihadiri Asisten II Pemkab PPU, Ahmad Usman, Ketua LPM Lawe-Lawe dan perwakilan Ketua RT setempat.

Dalam sambutannya Lurah Lawe-lawe Mardhani menyampaikan apresiasi kepada PHKT yang secara berkelanjutan menjalankan program CSR di wilayahnya  seperti Pembangunan Jembatan, Program English Club, serta bantuan komputer dan printer penunjang pelayanan kepada masyarakat Kelurahan Lawe-Lawe. 

Selain itu Asisten II Ahmad Usman turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian PHKT melalui program-program CSR kepada masyarakat PPU, baik di bidang infrastruktur, kesehatan, lingkungan seperti bantuan survei dan pemboran air bawah tanah di desa lokus stunting di Kecamatan Babulu, Suplai Jaringan Gas Rumah Tangga, dan bantuan Thermometer Infra-red kepada para kader Posyandu di Kelurahan Penajam serta bantuan lainnya.

Sementara itu Pjs Manager Relation PHKT, Asep Sulaeman menyatakan bahwa PHKT terus berkomitmen mengelola CSR karena merupakan tanggung Jawab Sosial Perusahaan melalui program pemberdayaan masyarakat berkelanjutan, salah satunya bidang pembangunan dan perbaikan fasilitas umum/publik. 

“Kami berharap dengan keberadaan jembatan penghubung antar 2 RT di Kelurahan Lawe-lawe ini dapat bermanfaat dan bernilai tambah bagi para pengguna jalan, termasuk para petani yang semakin mudah memasarkan hasil buminya serta para santri di sekitar wilayah ini,” kata Asep. 

Lanjut dibeberkan Asep sebelum dibangunnya jembatan permanen di Kelurahan Lawe-lawe ini, kondisi tanah di sekitar badan jalan penghubung antar 2 RT tersebut sering terjadi longsor akibat tergerus air, khususnya pada kondisi musim penghujan. 

“Keberadaan jembatan ini sangat strategis dan bermanfaat bagi masyarakat wilayah yang menggunakan jembatan ini setiap harinya, yaitu sekitar 400 orang masyarakat sekitar dan para santri PP Jannatul Firdaus Lawe Lawe sebanyak 45 orang,” lanjutnya.

Selain itu harapan juga datang dari masyarakat Lawe-Lawe Jumardin bahwa sejak tahun 2013 sempat  khawatir dengan kondisi jalan yang mengkhawatirkan tersebut.

“Kami bersyukur sudah ada jembatan permanen yang setiap saat dapat dilalui tanpa adanya genangan air lagi,” tutur Jumardin yang rumahnya tidak jauh dari lokasi jembatan penghubung. 

Diketahui dalam pelaksanaan CSR bidang infrastruktur, PHKT juga turut mendukung Pemkab PPU, dengan turut memnerikan bantuan sumur bawah tanah di Kecamatan Babulu, renovasi Masjid Kelurahan Waru dan juga termasuk bantuan Jembatan Lawe-Lawe.

PHKT berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah dan masyarakat melalui program Corporate Social Responsibilities (CSR) yang berwawasan lingkungan secara berkelanjutan, sebagai upaya mendukung peningkatan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar sehingga bernilai lebih bagi lingkungan dan masyarakat secara umum. 

Sumber : Humas PHKT

Editor    : Hamaruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here