Lewat Webinar SKK Migas, Era Digital Jurnalis Tetap Profesional

0
327

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama Wilayah Kalimantan dan Sulawesi (KKKS KalSul) melaksanakan Webinar bersama jurnalis kalimantan dan Sulawesi dengan tema “Media Digital Kini Dan Tantangan Masa Depan”. Kegiatan ini digelar Rabu, (7/10/2020).

Webinar dibuka oleh Kepala SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi, Syaifudin dilanjutkan dengan penyampaian dari  tiga narasumber baik dari wartawan senior maupun anggota DPR-RI.

Wahyu Muryadi selaku narasumber dari PT. Tempo Inti Media TBK mengatakan tantangan masa depan diera digital media tetap harus independen dalam mengetik baik itu opini ataupun berita tidak berpihak kepada siapapun.

“Sebagai media kita harus independen, punya antensi dan niat yang kuat dan berkualiatas prima atau bermutu tinggi sehingga berita yang kita sajikan di tunggu oleh masyarakat,” kata Wahyu

Yang paling penting dibeberkan Wahyu, media harus menyajikan berita yang terpercaya dan meyakinkan pembaca sehingga dengan membaca berita yang dipublikasikan media masyarakat yang membaca tidak merasa rugi.

“ Pemberitaan harus kredibel dan terpercaya. Harus Independen, tidak boleh saling melangkahi satu sama lain, jurnalis harus berani tanpa kepentingan apapun. Tidak diatur oleh pengiklan ataupun dengan yang punya kepentingan. Keberanian sebuah tantangan profesional dan tetap menjalankan kaidah jurnalistik dan berani mengambil resiko,” lanjut Wahyu.

Selain itu Wahyu berharap kepada para jurnalis untuk tidak memberitakan suatu berita palsu atau hoax dan harus bisa menyesuaikan keinginan pembaca secara tepat, cepat dan akurat.

“Ini suatu tantangan kita dimasa depan. Tentu ada persaingan ketat, tetapi kita tetap harus semangat dan menjadi jurnalis yang profesional yang tidak bisa beli. Kita harus yakin bahwa kita bisa bertahan dan tumbuh bersama masyarakat yang ada,” tegasnya.

Sementara itu CEO Media Group Muhammad Mirdad Akib mengatakan ditengah pandemi covid-19 media harus merubah pola pikir dengan cara melahirkan wajah baru dan dunia baru dengan perlu adanya strategi ulang agar tidak tiarap dimasa akan datang terutama memasuki era yang serba digital khususnya di era 5G.

“Kita harus menyesuaikan pola kerja kita sesuai dengan perkembangan jaman dimana fungsi manusia akan digantikan dengan teknologi khususnya internet. Dua 2 tahun kedepan teknologi 5G diterapkan kita harus maksimalkan perubahan dengan cara bekerja lebih cepat dengan mempunyai skill dn mampu untuk bersaing, itulah yang dibutuhkan terhadap perubahan,” ucapnya.

Selain itu ia menambahkan sebagai insan pers seorang jurnalis tetap berpegang dengan UU Pers dan kode etik junalistik dengan menulis suatu berita sesuai dengan fakta yang ada,sesuai dengan 5W1H sehingga berita yang ditulis bisa dipetanggungjawabkan.

“Sebagai jurnalis kita harus menjunjung tinggi nilai-nilai jurnalistik yang ideal. yang harus kita rubah kedepan itu platformnya, kita harus memaksimalkan platform agar pembaca kita lebih banyak lagi dan bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Intinya kemampuan cara menyampaikan berita sepertinya biasa yang kita lakukan platform harus kita tingkatkan,” ujarnya.

Dyah Roro Esti Anggota DPR RI Komisi VII dari Partai Golkar yang turut hadir selaku narasumber mengatakan di era digital dan memasuki tantangan kedepan pihaknya terus mendorong dan mensupport kinerja media, baik itu sifatnya independen maupun komersial. Selain itu ia mendukung media tetap menyebar informasi kepada masyarakat dengan cara profesional sesuai dengan fakta di lapangan dan tidak menyebar berita hoax.

“Kami di komisi VII DPR terus mensupport media dalam menyajikan pemberitaan sesuai dengan fakta. Memasuki era digital dan tantangan media kedepan harus mengikuti perkembangan jaman dan beradaptasi, mengikuti teknologi digital agar tidak tertinggal dan semakin cepat dijangkau dan dinikamati oleh masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Reporter : Hamaruddin

Editor     : Riadi Saputra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here