Perdana Digelar di PPU, UKW PWI Angkatan XVIII Lulus 100 Persen

0
403

Minggu, (4/10/2020), di Sekretariat Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), akhirnya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur (Kaltim) yang bekerjasama dengan Aliansi Pers PPU (AP3U) sukses mengelar Uji Kompetensi Wartawan Angkatan XVIII yang untuk pertama kalinya digelar di Benuo Taka.

Tak hanya mencetak sejarah sebagai UKW pertama di PPU, sebanyak 15 wartawan yang mengikuti UKW Angkatan XVIII di PPU ini, juga dinyatakan lulus 100 persen dan Berkompeten

UKW itu sendiri digelar PWI Kaltim di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU yang diselenggarakan selama 2 hari Sabtu-Minggu 3-4 Oktober 2020. Dimana peserta UKW dibagi menjadi 3 kelompok masing-masing terdiri dari 5 orang, diantaranya satu kelompok wartawan madya dan dua kelompok wartawan muda.

Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Ch Bangun saat menutup UKW Angkatan XVIII mengatakan peserta lulus 100 persen jarang terjadi dan ia menjelaskan bahwa proses UKW hanya mengkonfirmasi apakah wartawan tersebut sudah menjalankan fungsinya.

“UKW ini sebenarnya hanya mengonfirmasi wartawan apakah sudah menjalankan fungsinya sebagai wartawan, apakah ia bisa membuat dan menulis berita untuk wartawan muda dan sementara untuk madya apakah ia sudah bisa membuat perencanaan,” kata Hendry.

Dijelaskan Hendry UKW ini hanya proses konfirmasi atas apa yang ujikan. Dimana lanjut dikatakan Hendri dalam UKW ini pihak penguji hanya menilai apakah wartawan tersebut sudah melaksanakan tugasnya.

“Sertifikat UKW itu suatu tanggung jawab, kalau namanya sudah ada di situs Dewan Pers, jika wartawan tersebut dikemudian hari ada masalah maka akan diketehui atau dipantau oleh Dewan Pers,” lanjutnya.

Hendry berharap kepada wartawan yang segera memiliki sertifikat UKW agar terus belajar mengembangkan apa bakat yang ia miliki dan rajin membaca UU Pers. Dijelaskannya dengan mengikuti UKW ini wartawan dinyatakan profesional dalam menjalankan tugas harus mengacu pada kode etik jurnalistik.

“Alhamdulillah UKW pertama kalinya di selenggarakan di PPU ini dinyatakan lulus 100 persen dan dinyatakan kompoten. Kalian sudah dinyatakan wartawan profesional maka dalam menjalankan tugas harus mengacu pada kode etik jurnalistik,” ucap Hendry.

Sementara itu Ketua PWI Kalimantan Timur Endro S Efendi mengatakan PWI sebagai lembaga uji itu melakukan UKW untuk mengkonfirmasi apakah peserta UKW benar-benar wartawan atau bukan. Sebenarnya dijelaskan Endro UKW ini hanya konfirmasi kepada wartawan apakah ia bisa wawancara, bisa editing dan mengetik berita.

“Kami perlu menjaring jika ada orang mengaku wartawan atau ingin menjajal menjadi wartawan itu pasti akan ketahuan. Dari mulai dia bikin berita sampai dengan wawancara pasti akan ketahuan,” kata Endro.

Ditahun 2020 ini PPU merupakan yang pertama mengadakan UKW dan selanjutnya jadwal yang akan diadakan di Kota Bontang dan Kabupaten Berau tetapi kemungkinan ditunda akibat pandemi Covid-19.

“Melihat semangat rekan-rekan wartawan di PPU ingin mengadakan UKW di PPU yang kita ketahui pertama kali. Maka kami mau membantu teman-teman wartawan yang mau mengadakan UKW di PPU,” lanjutnya.

Dikatakan Endro kedepan jika ada rekan-rekan wartawan ingin mengikuti UKW data harus masuk ke dewan Pers minimal 1 minggu sebelum UKW diselenggarakan.

“Terkait nilai hanya teman-teman wartawan tidak ada yang tau nilainya berapa kecuali wartawan itu sendri yang mengetahui nilainya berapa. Kita harus tetap belajar dan jangan pernah berhenti untuk belajar,” pungkasnya.

Reporter. : Hamaruddin

Editor      : Riadi Saputra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here