Polres PPU Dukung Kebijakan Bupati Denda Rp 1 Juta Bagi Warga Tidak Pakai Masker

0
969

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Polres Penajam Paser Utara mendukung penuh atas kebijakan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud (AGM) terkait dengan peraturan Bupati sanksi denda bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker sebesar Rp 1 juta  demi memutus rantai peneyebaran virus corona atau covid-19 di Kabupaten PPU. Hal ini dikatakan Kapolres PPU AKBP M. Dharma Nugraha, Kamis (17/09/2020).

“Saya setuju dengan kebijakan bupati. Itu menjadi salah satu basic dasar dimana Pak bupati memberikan sanksi yang berat untuk memutus rantai covid-19 di Kabupaten PPU,” kata Dharma.

Dibeberkan Dharma jika tidak ada sanski yang cukup berat tidak akan memberikan efek jera kepada masyarakat  agar mentaati atau abai menerapkan protokol kesehatan. 

“Denda 1 juta rupiah itu cukup besar. Tidak semua orang bisa membayarnya, maka dari itu masyarakat jangan sampai melanggar. Kalau hanya Rp 50 terlalu kecil dan masyarakat tetap banyak yang melanggar,” lanjut Dharma.

Pada prinsipnya Dharma mengatakan mendukung perbup tersebut. Bupati tidak ingin menghukum atau memberikan sanksi kepada masyarakat tetapi bupati ingin mendisplinkan masyarakat agar taat protokol kesehatan.

“Tentu ada aturan yang harus diteggakkan. Saya bersama dengan TNI mendukung perbup ini, nanti akan ada operasi sisi yang akan dilakukan. Kami siap mengawal perbup tersebut,”ujarnya.

Seperti diketahui dalam video facebook yang beredar AGM melakukan penyamaran menjadi preman di Kapal Feri dan ia mendapati masyarakat banyak yang masih tidak menggunakan masker. Bahkan petugaspun yang ada di kapal Feri tersebut tidak menggunakan masker sehingga AGM dengan tegas mengubah aturan dari Rp 50 ribu menjadi Rp 1 juta.

“Saya akan mengeluarkan perbup. Dan barang siapa yang tidak menggunakan masker yang masuk kewilayah Kabupaten PPU akan dikenakan denda Rp 1 juta. Ini untuk kebaikan kita semua dan ini wajib untuk diterapkan,” pungkas AGM dalam video tersebut.

Sebelumnya diketahui perbub tentang protokol kesehatan saat ini sudah dikonsep dan telah mendapatkan evaluasi dari Provinsi Kalimantan timur dan saat ini tinggal menunggu tanda tangan dari Bupati dan dalam waktu dekat segera akan direalisasikan.

Reporter : Hamaruddin

Editor     : Riadi Saputra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here