Soal Penyerobotan Lahan, Ahmad : Wajib Diberikan Hukuman

0
600

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Penanganan kasus penyerobotan lahan milik Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), memang tengah menjadi atensi bagi pemerintah daerah.

Salah satunya lahan di depan Kantor Bupati PPU, yang hingga saat ini masih menjadi polemik.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Kabupaten PPU, Ahmad yang dijumpai Harian PPU mengatakan, pihaknya akan mengambil langkah tegas. Dimana sembari proses hukum tengah berjalan pihaknya telah menyiapkan plang besi untuk mengamankan aset daerah tersebut.

“Terlepas dari kasus hukumnya, kami akan memasang plang besi di lokasi lahan depan pemkab tersebut sebagai tanda,” ujar Ahmad.

“Hari ini (Rabu, 16/9/2020, Red) Insya Allah ditemani aparat hukum akan kami mulai pasang,” lanjutnya.

Selain itu lanjut Ahmad menyatakan, dari hasil pantauan pihaknya, untuk lokasi depan kantor bupati ternyata pemerintah daerah bukan hanya memiliki lahan seluas 10 Hektare. Namun lebih, oleh sebab itu pihaknya akan menurukan tim khusus untuk mengusut persoalan lahan milik pemerintah daerah tersebut.

“Sementara yang bersertifikat itu hanya 10 Hektare, namun dari informasi yang kami terima sebenarnya ada sekita 48 Hektare. Oleh sebab itu saat ini kami tengah fokus mengembalikan aset milik daerah,” paparnya.

Dan dikonfirmasi terkait keterlibatan oknum pejabat dalam upaya penyerobotan lahan miliki pemkab tersebut, Ahmad mengatakan pihaknya enggan mengomentari hal tersebut.

Hanya saja Ahmad menyatakan, proses hukum harus terus berlanjut dan siapa pun yang berupaya mengambil lahan miliki pemerintah daerah wajib diberikan sangsi tegas.

“Isu keteribatan Oknum Pejabat memang tak dapat kami pungkiri, hanya saja saya sebagai sekda tidak mau fokus ke persoalan tersebut. Yang jelas siapa pun yang berupaya menyerobot lahan milik pemkab wajib diberikan hukuman,” tutupnya.

Reporter : Riadi Saputra

Editor     : Muhammad Yusfa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here