AGM Resmikan Kampung Batik di Desa Bangun Mulya

0
555

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Inovasi dan terobosan terus dilakukan oleh jajaran Pemerintah Daerah melalui kerja sama dan program yang dilakukan untuk menggiatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan potensi perekonomian di tingkat Desa.

Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud (AGM) didampingi Ketua Dekranasda sekaligus Tim Penggerak PKK PPU Risna Rais Abdul Gafur meresmikan Kampung Batik yang digagas Desa Bangun Mulya, Kecamatan Waru, Kamis (10/09/2020).

Dalam kesempatan tersebut AGM mengaspresiasi atas inovasi Desa dalam membuat sentra Kampung Batik dan bersinergi bersama para warga dan unsur stake holder di lingkungan Desa Bangun Mulya.

“Semoga ini menjadi contoh dan percontohan untuk Kecamatan dan Desa lain di PPU dan  medorong perekonomian sektor Industri Kecil Menengah  (IKM) dalam mendukung produk-produk daerah yang bisa dipasarkan baik dalam daerah hingga keluar daerah,” kata AGM.

Terlepas dari inovasi Desa ini AGM membeberkan pemerintah daerah terus mengoptimalkan dan menjalankan sejumlah program baik yang telah berjalan seperti pendidikan dan kesehatan hingga pembenahan pada sejumlah infrasturktur terutamanya jalan di wilayah Kabupaten PPU.

Selanjutnya AGM menjelaskan terlepas dari program dan pelaksanaan pada program infrastruktur jalan, kesehatan dan pendidikan berharap semoga ditahun-tahun mendatang bisa membangun sektor perekonomian dan perindustrian sehingga UMKM dan IKM betul-betul dapat berjalan sesuai dengan harapan terlebih dalam pemulihan sektor ekonomi dimasa pandemi covid 19 seperti saat ini.

“Terima kasih atas bantuan alat mesin cetak batik oleh perusahan PT. WKP dengan hadirnya perusahaan yang ada diwilayah sekitar dapat mendorong hadirnya IKM ditengah masyrakat,” lanjutnya.

”Saya harap sentra batik Desa Mulya dapat memproduksi kain batik dalam jumlah besar sehingga dapat dikenalkan. Baik itu berupa buah tangan edukasi wisata dan merambah pasaran baik dalam daerah maupun luar daerah,” ujarnya. 

Sementara itu Ketua Dekranasda sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Risna Rais Abdul Gafur menuturkan kegiatan ini telah dilasanakan selama kurang lebih satu minggu dan diikuto oleh para peserta dalam mencanting perwarnaan batik tulis dan menghasilkan sejumlah motif batik.

“Saya berharap sentra batik ini dapat mendorong IKM terlebih dengan hadirnya bantuan mesin cetak batik yang bisa menghasilkan kain batik lebih banyak dalam waktu yang lebih cepat,” kata Risna

Risna menjelaskan sejumlah motif batik yang perlihatkan dalam Fashion Show hari ini adalah motif batik PPU yang telah ada dikementrian yang akan dipatenkan dengan harapan tidak ada sanggahan dan motif motif ini murni karya PPU.

“Kedepan sentra batik ini memberdayakan para anak-anak muda dalam pembuatan karya batik PPU termasuk memiliki keinginan bisa ikut serta dalam ajang Indonesia Fashion Week dengan karya motif batik PPU,” pungkasnya.

Sumber : HUMAS 13/Hamaruddin

Editor    : Hamaruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here