Pasien Covid-19 Meningkat, Pelayanan IGD Terpaksa Ditutup

0
1065

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Terhitung mulai hari ini Tanggal 7 Agustus 2020 hingga 21 Agustus 2020 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB), milik Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), menutup sementara pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Pasalnya menyusul adanya temuan 4 tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 atau virus Corona serta berdasarkan tracking sebanyak 34 orang tenaga kesehatan dan non kesehatan di IGD kontak erat.⁣

Menyikapihal tersebut, Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud (AGM) saat dikonfirmasi, Kamis (06/08/2020) kemarin mengatakan IGD ditutup sementara selama 14 hari dan dialihkan ketempat yang aman atau di 11 Puskesmas yang tersebar di wilayah PPU.

“IGD akan ditutup sementara selama 14 hari kedepan. IGD ada di 11 Puskesmas yang ada di wilayah PPU dan dokternya akan kami persiapkan di masing-masing puskesmas tersebut,” beber AGM.

Dijelaskan AGM kendati saat ini memasuki New Normal, perlu tetap waspada adanya Covid-19 kendati banyak mengatakan bahwa Covid-19 adalah berita bohong atau Hoax tetapi menurut AGM bukan Hoax pasalnya seluruh dunia ikut panik adanya pandemi Covid-19 ini.

“Tidak mungkin virus ini Hoax, bahkan Arab Saudi mengetatkan protokol kesehatan bahkan tahun ini tidak ada Jemaah dari Indonesia berangkat menunaikan Ibadah haji, jika ini tidak berbahaya tidak akan mungkin terjadi,” lanjut AGM.

Sementara itu Direktur RSUD-RAPB Jense Grace Makisurat mengatakan penutupan pelayanan terhitung sejak di keluarkannya Surat pemberitahuan yakni hari Kamis, tanggal ,(07/08/202) hingga 14 hari kedepan dengan masa evaluasi per 7 hari sampai hasil SWAB Tenaga Kesehatan kami dikeluarkan oleh Laboratorium Kesehatan Daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten PPU.

“ Selama penutupan IGD, RSUD-RAPB tetap memberikan pelayanan dan Rawat Inap seperti jadwal yang tersedia,” kata Jense Grace Makisurat

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 PPU yang juga Kepala Dinkes PPU, dr Arnold Wayong mengatakan untuk mendukung layanan darurat di RSUD telah meminta layanan IGD pada Puskesmas-Puskesmas di PPU di Optimalkan.⁣

“Suratnya kami kirimkan pagi ini , Jumat,7 Agustus 2020 ke Pelayanan Kesehatan Masyarakat (PKM) Se PPU.⁣
Tetapi untuk Rawat jalan dan Rawat inap di RSUD masih tetap jalan seperti biasa”, pungkasnya. (ADV/DISKOMINFOPPU)

Reporter : Kasim
Editor : Hamaruddin

Beri Komentar