Tak Perduli Penolakkan, AGM : Sudah Waktunya Petani Sejahtera

0
1211

HARIANPPU.ONLINE,PENAJAM- Menyikapi aksi penolakan yang dilakukan para pengusaha penggilingan padi atau Rice Milling, di Kacamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud (AGM), akhirnya angkat bicara.

Dimana AGM mengatakan, selama ini pihaknya sudah cukup memberikan keringanan, dengan tidak langsung mengambil tindakan tegas atas berdirinya Rice Milling milik warga yang diketahui tak pernah menyumbang dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) PPU selama beroperasi.

“Kalau kita bicara soal penolakan, semua lahir dari para pengusaha rice milling bukan dari petani. Dan ironis, selama inipun perusahaan yang berdiri tersebut tak pernah menyumbangkan PAD,” ucapnya.

“Jangan sampai kami mengambil keputusan yang lain, saat ini kami masih memberikan keringanan. Dan perlu di ingat, saya menjadi bupati bukan dipilih pengusaha melainkan masyarakat, dan hadirnya rice milling milik daerah nantinya untuk membantu masyarakat khususnya Petani,” lanjutnya.

Selain itu AGM lanjut mengatakan, kedepan kestabilan harga gabah maupun beras dapat terwujud. Pasalnya selama ini dengan tak adanya competitor petani kerap mengeluhkan permainan harga gabah maupun beras yang terbilang rendah, terkhusus bila panen raya tiba.

“Sudah bukan waktunya lagi untuk memonopoli, dan kami pemerintah akan memerangi itu untuk kesejahteraan orang tua – orang tua kami yang sudah bekerja keras,” tegas AGM.

“Sudah waktunya petani hidup sejahtera,” tutupnya.

Reporter : Riadi

Editor     : Titin Yuhartina

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here